Dalam laporan keuangan, Trump melaporkan memperoleh sekitar US$594 juta dari World Liberty Financial—perusahaan yang didirikannya bersama putra-putranya—sekitar US$636 juta pendapatan terkait bisnis memecoin-nya, serta hampir US$197 juta dari penjualan saham terkait Stablecoin Holdco.
“Tidak ada yang ilegal. Tidak ada yang salah dengan itu. Saya mungkin saja tahu,” kata Trump soal urusannya dengan bisnis keluarga.
Trump, yang dulunya skeptis terhadap kripto, menjadi pendukung industri ini selama pemilihan umum 2024 dan, setelah kembali menjabat. Trump telah mengadvokasi kebijakan dan undang-undang yang dianggap menguntungkan bagi investor kripto.
Pengungkapan informasi keuangan tersebut semakin memperkuat kekhawatiran di kalangan para pengkritik bahwa Trump, yang tidak melepaskan asetnya selama masa jabatannya di Gedung Putih, mungkin memperoleh keuntungan dari perannya sebagai kepala negara.
Para oposisi Trump terus saja menuduhnya mencampuradukkan tugas resmi dengan kepentingan finansialnya.
Trump mengatakan dalam wawancara dengan CNBC bahwa tujuannya adalah memastikan AS menjadi yang terdepan di sektor kripto.
“Lihatlah bagaimana perkembangannya selama bertahun-tahun; ada yang percaya, ada yang tidak, apa pun itu, tapi ini hal yang besar, dan apa pun yang kita lakukan, saya ingin menjadi yang nomor satu, dan kita memang nomor satu dalam kripto,” kata Trump.
Ia tampaknya menunjukkan simpati kepada anak-anaknya karena dampak jabatannya sebagai presiden terhadap pengelolaan bisnis mereka serta implikasi bahwa mereka mungkin memiliki informasi orang dalam untuk transaksi mereka.
“Hal itu cukup sulit dalam hal ini. Saya katakan kepada anak-anak saya: jauhi sebisa mungkin. Namun, mereka juga memiliki kehidupan sendiri,” cerita Trump.
Laporan keuangan tersebut, yang dirilis hari Selasa oleh US Office of Government Ethics, mencantumkan lebih dari 680 halaman transaksi, termasuk pembelian dan penjualan saham, di antaranya saham Amazon.com Inc. dan Apple Inc.
Nvidia Corp., Microsoft Corp., Netflix Inc., dan Exxon Mobil Corp. termasuk di antara saham-saham yang paling sering diperdagangkan dalam portofolionya.
Trump mengatakan bahwa ia tidak berbicara dengan orang-orang yang mengelola investasinya.
“Saya telah menghasilkan uang dalam jumlah yang sangat besar, lebih dari yang pernah saya bayangkan. Dan saya membiarkan orang lain menginvestasikannya. Saya bahkan tidak tahu siapa mereka. Tapi uang itu diserahkan kepada perusahaan-perusahaan besar.”
Trump mengakui pemberitaan mengenai kepemilikannya di Nvidia. “Saya rasa jumlahnya sangat kecil. Saya rasa itu adalah salah satu dari banyak perusahaan yang diinvestasikan oleh salah satu firma besar di Wall Street,” urai dia.
Gedung Putih menepis anggapan bahwa aset keuangan Trump menimbulkan konflik kepentingan. Setelah pengungkapan tersebut dipublikasikan awal pekan ini, Trump meremehkan penghasilannya dan mengatakan bahwa ia sudah kaya raya sebelum menjabat.
(bbn)
































