Logo Bloomberg Technoz

Apple selanjutnya memperkenalkan fitur Local Lists, yakni rekomendasi tempat berdasarkan lokasi yang sedang populer di sekitar pengguna. Fitur ini akan menampilkan kumpulan destinasi yang relevan dengan tren lokal sehingga memudahkan pengguna menemukan tempat yang sedang ramai dikunjungi.

Meski demikian, Apple menegaskan Local Lists dirancang dengan pendekatan yang mengutamakan privasi karena tidak memanfaatkan data yang terhubung dengan identitas pengguna. Saat ini, fitur tersebut baru tersedia di Amerika Serikat.

Pembaruan lainnya hadir pada fitur pencarian. Apple kini menambahkan kategori Trending Restaurants pada menu Search yang menampilkan daftar restoran paling populer di wilayah tempat pengguna berada.

Sementara itu, kemampuan natural language search juga diperluas. Pengguna kini dapat meminta rute dengan preferensi tertentu menggunakan bahasa alami, seperti menghindari jalan tol maupun jalan bebas hambatan.

Apple Watch seri 11 saat peluncurannya di kampus Apple Park di Cupertino, California, AS, Selasa (9/9/2025). (David Paul Morris/Bloomberg)

Bagi pengguna Apple Watch, Apple menghadirkan widget Parked Car di Smart Stack. Widget ini memungkinkan pengguna melihat lokasi terakhir kendaraan yang diparkir melalui data yang disinkronkan dari iPhone.

Apple juga menyempurnakan fitur Offline Maps. Peta offline kini menampilkan lebih banyak lokasi, label yang lebih jelas, serta ikon yang lebih mudah dikenali. Ketika pengguna memilih suatu lokasi, misalnya sebuah kota, peta akan otomatis memperbesar area tersebut untuk menampilkan informasi yang lebih rinci.

Selain itu, fitur Visited Places juga ditingkatkan agar lebih akurat dalam mencatat lokasi yang pernah dikunjungi pengguna. Fitur tersebut mengelompokkan riwayat kunjungan berdasarkan kategori dan lokasi, serta dapat diakses melalui menu profil di aplikasi Maps. Apple juga memperluas cakupan wilayah yang mendukung fitur Visited Places pada iOS 27.

(fik/wep)

No more pages