Sementara itu, KOSPI (Korea Selatan), Shenzhen Comp. (China), NIKKEI 225 (Tokyo), KLCI (Malaysia), Shanghai Composite (China), Topix (Jepang), CSI 300 (China), dan Straits Times (Singapura), tergelincir di zona merah,
Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menyebut pasar mencermati rencana pemerintah menginjeksi kembali Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke bank Himbara untuk menjaga likuiditas perbankan. Investor juga menunggu rilis data domestik penting pekan ini, yaitu PMI manufaktur, neraca perdagangan, dan inflasi.
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan peluang technical rebound, dengan support di 5.860 dan resistance di 6.130,” papar BRI Danareksa.
Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah KLBF, BBCA, dan MBMA.
Sedangkan Phintraco Sekuritas memaparkan, investor juga mencermati perkembangan penerbitan Patriot Bonds dan Merah Putih Bonds, di mana pemerintah mengimbau dan menargetkan para pemilik modal besar untuk menempatkan dananya di instrumen tersebut dengan diberikan batas waktu 6 bulan, meskipun tidak bersifat paksaan.
“Penerbitan obligasi ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menarik investasi. Namun di sisi lain direspons negatif karena dianggap memicu pelemahan penegakan hukum keuangan akibat adanya imunitas,” tulis analisis Phintraco.
Adapun secara teknikal IHSG diperkirakan menguji level 5700-5800 pada pekan ini. Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ISAT, UNTR, MARK, AMRT, dan PNLF.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya harga emas, timah, tembaga, dan batu bara berpeluang menjadi sentimen positif.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.745–5.595 dan resistance 6.050–6.200,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi BBCA, BBRI, BBNI, BFIN, UNTR, dan TBIG.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG kembali melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, masih kuatnya tekanan pelemahan nilai tukar rupiah, serta masih derasnya outflow dana asing. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BBTN, TCPI, dan ITMG.
(fad/aji)



























