Gencatan Senjata AS-Iran Diuji dengan Dua Serangan Berbeda
News
28 June 2026 07:00

Arsalan Shahla dan Sara Gharaibeh -- Bloomberg News
Bloomberg, Bahrain mengaku menjadi sasaran drone Iran dan sebuah kapal di Selat Hormuz terkena serangan pada hari Sabtu. Kedua peristiwa ini menambah ketegangan baru pada detente atau relaksasi yang telah terjalin setelah kesepakatan perdamaian sementara Amerika Serikat-Iran yang ditandatangani awal bulan ini.
Kementerian Luar Negeri Bahrain mengatakan sejumlah drone Iran menargetkan negara itu, yang merupakan markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS, pada Sabtu pagi, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita pemerintah BNA. Teheran telah berulang kali menargetkan Bahrain dan negara-negara Teluk lainnya yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS dan ribuan pasukan sejak AS dan Israel melancarkan perang pada akhir Februari.
Sementara itu, sebuah kelompok angkatan laut Inggris pada hari Sabtu mengatakan sebuah kapal tanker terkena proyektil tak dikenal di Selat Hormuz, meskipun data pelacakan kapal menunjukkan bahwa beberapa kapal terus melintasi jalur air tersebut pada Sabtu pagi.
Iran mengklaim pada hari Sabtu bahwa mereka telah menargetkan situs-situs AS di Teluk Persia setelah serangan AS terhadap penyimpanan rudal dan instalasi radar mereka pada hari Jumat. Serangan tersebut sebagai tanggapan atas serangan drone Iran terhadap kapal kontainer di Hormuz yang memicu serangan baru pada hari Kamis.






























