Logo Bloomberg Technoz

Potensi Migrasi dari Pertamax, ESDM Sebut Kuota Pertalite Aman

Azura Yumna Ramadani Purnama
26 June 2026 17:35

SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian
SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim kuota subsidi Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite tetap terkendali, meskipun terdapat potensi migrasi konsumsi dari Pertamax yang mengalami kenaikan harga bulan ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyatakan penyaluran Pertalite hingga kini masih sesuai dengan target. Ditjen Migas juga berupaya memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tersebut.

Laode menegaskan Kementerian ESDM memiliki pekerjaan rumah yakni mengatur pola konsumsi masyarakat, agar antrean pembelian Pertalite tidak begitu panjang.


“Masih sesuai. Sesuainya kalau realisasi konsumsi kan, kalau kita kan menjaga stok. Jangan sampai stoknya tidak tersedia, tetapi kenyataan kan stok semua tersedia. Hanya bagaimana kita me-manage pola suplainya ke konsumen ini biar tidak terjadi antrean yang panjang,” kata Laode kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (26/6/2026).

Sejumlah pengendara mengantre mengisi BBM di SPBU Pertamina, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di sisi lain, Laode memastikan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) juga terus memantau penyaluran Pertalite, utamanya dalam menetapkan subsidi di setiap daerah agar tak terjadi kekosongan stok atau antrean panjang.