Logo Bloomberg Technoz

Ekonom Global: Posisi Fiskal Indonesia Masih Sangat Kuat

Redaksi
20 June 2026 14:00

BPS : Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% (Diolah)
BPS : Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Posisi fiskal Indonesia dinilai masih berada dalam kondisi yang kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Penilaian tersebut disampaikan Global Chief Economist Juwai IQI Malaysia, Shan Saeed, dalam wawancara eksklusif bersama Bloomberg Technoz yang dipandu Maria Sarjana.

Menurut Shan, kekuatan fiskal Indonesia tercermin dari kombinasi pertumbuhan ekonomi yang tetap tinggi, inflasi yang terkendali, defisit anggaran yang terjaga, serta cadangan devisa yang besar. Ia menilai indikator-indikator tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih memiliki ruang yang cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan jangka panjang.

“PDB 5,6%, inflasi sekitar 3%, defisit fiskal di bawah 3%, cadangan devisa 146 miliar dolar, dan secara keseluruhan momentum ekonomi tetap kuat,” kata Shan.


Ia menambahkan bahwa disiplin fiskal menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia dibandingkan banyak negara berkembang lainnya. Pemerintah, menurutnya, konsisten menjaga defisit APBN sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertahankan rasio utang terhadap PDB pada tingkat yang relatif aman.

“Mereka memiliki persyaratan undang-undang yang sangat kuat untuk menjaga defisit anggaran di kisaran 3%, rasio utang terhadap PDB di bawah 40% yang berhasil dipertahankan oleh pemerintah,” ujarnya.