Logo Bloomberg Technoz

Pada penyelenggaraan perdana MotoGP tahun 2022, seluruh marshal masih didatangkan oleh penyelenggara internasional, Dorna Sports. Namun kini seluruh marshal yang bertugas berasal dari masyarakat lokal sekitar NTB, khususnya Lombok.

“Yang luar biasa lagi, kita mulai mengekspor marshal-marshal kita ke Jepang dan Malaysia. Jadi sebenarnya SDM kita ini sangat luar biasa dan bisa kita tingkatkan tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga ke tingkat internasional,” ujar Maya.

Maya juga menilai MotoGP telah menjadi sarana promosi Indonesia yang efektif di tingkat global. Menurutnya, ajang tersebut disaksikan di lebih dari 200 negara dengan jangkauan mencapai 670 juta penonton di seluruh dunia.

“Sekarang kita tidak hanya memiliki nation branding, tetapi juga nation pride. Dunia mengenal Mandalika dan Indonesia dari gelaran MotoGP, dan sekarang kita punya local heroes yang menjadi kebanggaan bersama,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan MotoGP merupakan bagian dari strategi pengembangan ekonomi melalui sektor sport tourism dan industri olahraga yang memiliki potensi pertumbuhan sangat besar.

Menurutnya, nilai pasar sport tourism global saat ini mencapai sekitar US$625 miliar dan diproyeksikan meningkat menjadi US$2,7 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Sementara industri olahraga dunia bernilai lebih dari US$500 miliar dengan pertumbuhan sekitar 8% per tahun.

Erick berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus mendukung penyelenggaraan MotoGP agar manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin besar bagi masyarakat.

“Saya berharap tentu pertumbuhan penonton sudah terbukti, ekonomi impact sudah terbukti. Meng-create talenta sudah terbukti. Nah, bagaimana kita semua di sini bisa terus meningkatkan, meningkatkan supaya event seperti MotoGP ini benar-benar bisa terus kita sukseskan,” ucap Erick.

Di sisi lain, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menyebut MotoGP telah menjadi magnet utama bagi pariwisata dan investasi di daerahnya. Setiap penyelenggaraan MotoGP dinilainya selalu berdampak pada peningkatan tingkat hunian hotel, penambahan penerbangan, serta aktivitas ekonomi masyarakat, dengan total nilai mencapai sekitar Rp4,7 triliun.

"Kalau hitungan kami, sampai dengan direct atau non-direct sampai Rp4,7 triliun. Itu untuk satu event. Kemudian, dari sisi lapangan pekerjaan, sekitar 10.000 sampai 15.000. Tentu ini luar biasa," kata dia.

Indah berharap masyarakat Indonesia memiliki rasa kepemilikan yang sama terhadap MotoGP Mandalika karena ajang tersebut merupakan kebanggaan nasional.

“Kami ingin Mandalika menjadi milik Indonesia, sehingga rasa memiliki untuk menyukseskan event ini tidak hanya milik masyarakat Nusa Tenggara Barat, tetapi juga milik masyarakat Indonesia, karena kita beruntung menjadi salah satu negara yang bisa menghelat event MotoGP,” pungkasnya.

Adapun, ajang balapan ini merupakan seri ke-18 dalam kalender musim 2026 dan digelar tepat sebelum GP Australia di Phillip Island. Di Indonesia, gelaran sudah dilakukan sebanyak 4 kali sejak pertama kali di tahun 2022 lalu.

(ibn)

No more pages