Logo Bloomberg Technoz

Houthi Ancam Blokade Laut Merah, Koalisi Saudi Siap Tindak Tegas

News
21 July 2026 06:17

Puing-puing bangunan hancur akibat serangan udara AS di Sana'a, Yaman, 20 Maret 2025. (Mohammed Hamoud/Getty Images via Bloomberg)
Puing-puing bangunan hancur akibat serangan udara AS di Sana'a, Yaman, 20 Maret 2025. (Mohammed Hamoud/Getty Images via Bloomberg)

Rakteem Katakey dan Dana Khraiche -- Bloomberg News

Bloomberg, Kelompok Houthi, kelompok Yaman yang didukung Iran, berjanji akan memberlakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi. Ancaman ini langsung direspons oleh koalisi militer pimpinan Saudi di Yaman, dengan menyatakan telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi kapal-kapal yang melintasi perairan Laut Merah.

Blokade tersebut, yang membahayakan aliran jutaan barel minyak, merupakan tanggapan atas apa yang dikatakan Houthi sebagai pengepungan Arab Saudi terhadap ibu kota Yaman, Sana'a. Larangan terhadap kapal-kapal Saudi akan berlaku segera, kata juru bicara kelompok militan tersebut, Yahya Saree, dalam sebuah video yang diterbitkan Senin di akun X-nya.


Kelompok Houthi, sebuah klan dari Yaman utara, merebut Sana'a pada tahun 2014, memicu perang saudara yang melibatkan Arab Saudi dan negara-negara Timur Tengah lainnya.

Koalisi pimpinan Saudi di Yaman mulai menerapkan langkah-langkah operasional untuk melindungi kapal-kapal di Selat Bab el-Mandeb di ujung selatan Laut Merah, kata juru bicara koalisi, Turki Al-Malki, dalam sebuah unggahan di X pada hari itu. “Semua ancaman Houthi terhadap kapal-kapal yang melintas akan ditangani dengan cepat dan tegas,” katanya.