Logo Bloomberg Technoz

“Ketahanan energi bukan lagi isu sektoral semata, tetapi sudah menjadi instrumen utama menjaga stabilitas ekonomi nasional. Jika pasokan energi terganggu, maka dampaknya berantai ke sektor industri, logistik, pangan, hingga kesejahteraan masyarakat,” jelas Anthony.

Lebih lanjut, Anthony menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemain utama energi regional apabila mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan memperkuat kebijakan industrialisasi berbasis energi nasional.

Menurutnya, agenda hilirisasi yang didorong pemerintah harus dikawal secara konsisten agar Indonesia tidak lagi hanya menjadi eksportir bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi bagi perekonomian nasional.

“Kita tidak boleh terus berada pada posisi sebagai pemasok bahan baku dunia. Momentum saat ini harus digunakan untuk membangun industri berbasis energi yang kuat, meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” tegasnya.

Anthony juga menilai dunia usaha harus ikut terlibat aktif dalam mendukung agenda besar pemerintah, khususnya melalui investasi pada energi baru terbarukan, penguatan teknologi industri, efisiensi energi, dan pengembangan ekosistem bisnis yang lebih kompetitif.

Ia menekankan bahwa HIPMI harus mengambil peran strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung agenda kemandirian ekonomi nasional.

“HIPMI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan ekosistem bisnis yang mendukung kemandirian energi dan ketahanan ekonomi nasional. Pengusaha muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari solusi pembangunan nasional,” tambahnya.

Anthony optimistis, dengan sinergi kuat antara pemerintah dan dunia usaha, Indonesia tidak hanya mampu menghadapi tantangan perang global dan tekanan ekonomi internasional, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama di kawasan Asia.

“Di tengah ketidakpastian global, negara yang memiliki kemandirian energi akan lebih siap menjaga stabilitas ekonominya. Indonesia punya modal besar untuk itu, tinggal bagaimana konsistensi kebijakan dan kolaborasi lintas sektor terus diperkuat,” tutup Anthony.

(red)

No more pages