Logo Bloomberg Technoz

Trump Effect: Saham Emiten Emas Melesat, Ada yang Naik Nyaris 13%

Muhammad Julian Fadli
06 May 2026 15:15

Karyawati merapihkan emas logam mulia Antam di Butik Emas ANTAM, Jakarta, Selasa (16/72024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawati merapihkan emas logam mulia Antam di Butik Emas ANTAM, Jakarta, Selasa (16/72024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kenaikan harga emas dunia di pasar spot mengatrol performa saham emiten emas di pasar modal Indonesia. Dalam pantauan, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) melesat 12% lebih menuju posisi Rp575/saham pada, Rabu (6/5/2026) sore.

Sektor barang baku, yang berisi sejumlah saham–saham emas, juga mencatat kenaikan terbesar menyentuh 2,08% hingga menjadi yang paling tinggi penguatannya.

Harga Emas di Pasar Spot (Bloomberg)

Saham emiten emas mengalami tren bullish mengekor harga emas dunia yang melesat 2% lebih, di mana siang ini melaju ke level US$4.668 per troy ounce.


Terlebih lagi, sedari kemarin, harga emas dunia di pasar spot sudah melejit 3%, sekaligus menjadi yang tertinggi sejak awal April atau dalam satu bulan perdagangan.

Berikut pergerakan saham emas pada perdagangan sore hari ini:

  1. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) melesat 12,74% di posisi Rp575
  2. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melesat 5,68% ke posisi Rp2.790
  3. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menguat 5% ke posisi Rp1.575
  4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melejit 4,45% ke posisi Rp820
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melejit 2,98% ke posisi Rp3.800
  6. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menguat 2,61% di posisi Rp8.850