"Kami juga sudah melakukan pertukaran pikiran sejak berada di Bali sampai dengan pagi ini bahwa kita memang perlu untuk tukar-menukar informasi tentang perkembangan strategis dan kita harus menunjukkan bahwa kita menghormati kepentingan nasional masing-masing dan menghormati konstitusi yang berlaku di negara kami antara Indonesia dan Jepang," ujarnya.
Dia mengatakan pertemuan ini dilakukan berdasarkan saling menghormati dan menguntungkan antara Indonesia dan Jepang. Sjafrie mengatakan Indonesia dan Jepang akan melakukan pertukaran pandangan mengenai pembangunan pertahanan dan juga saling bekerja sama di dalam hubungan kemanusiaan dan untuk mengatasi bencana alam.
Singgung PETA
Sjafrie mengatakan hubungan antara Indonesia-Jepang sidaj terjadi sebelum kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 1945. Menurutnya, semangat dari Tentara Nasional Indonesia diperoleh saat mendapatkan pelatihan bersama dari Pembela Tanah Air (PETA) yang juga dididik oleh tentara Jepang.
"Semangat disiplin dari Tentara Nasional Indonesia juga kami peroleh pada saat kami mendapatkan satu pelatihan bersama dari PETA yaitu Pembela Tanah Air yang juga dididik oleh tentara Jepang," ujar Sjafrie.
(dov/frg)




























