Logo Bloomberg Technoz

Profil Green SM, Taksi listrik Terlibat Kecelakaan Argo Bromo

Pramesti Regita Cindy
28 April 2026 10:26

Ilustrasi kereta api. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Ilustrasi kereta api. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan Layanan Taksi Listrik asal Vietnam, Green SM (PT Xanh SM Green) kini tengah jadi sorotan publik usai salah satu armadanya diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

Mengutip dari berbagasi sumber termasuk website resmi Green SM Indonesia, Selasa (28/4/2026) Green SM Indonesia merupakan bagian dari Green and Smart Mobility (GSM) yang mana merupakan perusahaan mobilitas berbasis kendaraan listrik asal Vietnam yang didirikan oleh miliarder Phạm Nhật Vượng, sekaligus Chairman Vingroup. 

Dengan modal dasar sebesar 3.000 miliar VND atau sekitar Rp1,9 trilun, di mana Phạm Nhật Vượng memegang 95% dari saham GSM. Secara resmi taksi listrik tersebut mulai beroperasi di Hanoi pada 14 April 2023.


Untuk di Indonesia sendiri, layanan taksi berbasis kendaraan listrik ini juga turut terintegrasi dengan ekosistem VinFast. Secara global, GSM telah mengoperasikan lebih dari 30.000 unit taksi listrik, menjadikannya salah satu operator armada kendaraan listrik terbesar di dunia.

Di Indonesia, Green SM mulai berekspansi sejak 2024 dengan fokus awal di wilayah Jabodetabek. Perusahaan menargetkan pengembangan armada secara agresif, dari sekitar 1.000 unit pada tahap awal hingga mencapai 10.000 unit dalam beberapa tahun ke depan. 

Kronologi Kejadian