Acara makan malam tersebut dibatalkan, dan Trump mengatakan akan dijadwalkan ulang dalam 30 hari ke depan.
Seorang saksi mengatakan mereka mendengar petugas keamanan berteriak di koridor kepada seseorang untuk berhenti sebelum terjadi keributan dan rentetan tembakan.
Secret Service menyatakan bahwa tersangka penembak telah diamankan, menurut laporan pool Gedung Putih.
Para tamu berlindung di bawah meja, sementara agen Secret Service mengevakuasi Trump, Vance, dan pejabat tinggi pemerintah lainnya saat insiden terjadi.
Jaksa AS untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, mengatakan Secret Service telah mengambil alih kendali hotel. Ia menambahkan bahwa Wali Kota DC Muriel Bowser sedang menuju lokasi, bersama Kepala Polisi Metropolitan sementara Jeffery W. Carroll, yang akan mengambil komando setibanya di sana.
Rudy Sahay, managing partner Aquarian Holdings, mengatakan ia baru saja keluar ruangan dan menuju tangga ketika kejadian itu berlangsung.
“Kami naik beberapa langkah dan mendengar ‘Stop stop stop,’ lalu suara ledakan dan kemudian ‘pop pop pop,’” ujarnya.
John Lambert, peserta acara dan presiden Boat Evolution Inc., mengatakan ia sedang berjalan menuju kamar mandi ketika melihat seorang pria berlari melewati petugas keamanan menuju tangga ke ballroom.
Beberapa petugas keamanan langsung mengejarnya dan banyak tembakan — mungkin hingga 20 kali — dilepaskan ke arah pria tersebut, katanya. Lambert mengatakan ia segera diarahkan masuk ke kamar kecil pria.
Kehadiran Trump di acara ini tergolong tidak biasa. Presiden AS secara historis menghadiri acara tersebut, namun Trump melewatkan sebagian besar jamuan sejak kemenangan pemilunya pada 2016, menjadi presiden pertama yang tidak menghadiri acara tersebut sejak Jimmy Carter, yang tidak hadir pada 1978 dan 1980.
Acara makan malam ini merupakan penggalangan dana, dengan sebagian hasilnya digunakan untuk beasiswa mahasiswa jurnalistik.
Namun, acara ini juga menjadi ajang berkumpulnya selebritas, politisi, dan insan pers.
Seiring semakin besarnya skala dan perhatian, acara ini juga menuai kritik karena dianggap menunjukkan hubungan yang terlalu dekat antara jurnalis dan pihak yang mereka liput.
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai penembakan tersebut, termasuk jumlah pasti tembakan atau apakah ada korban luka di antara para peserta acara.
(bbn)
























