Logo Bloomberg Technoz

“Jadi hanya itu yang diperlukan karena fundamental yang mereka bilang sih amat baik,” ujarnya. 

Dalam kaitan itu, Purbaya memastikan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,5% pada kuartal I-2026 dan angka yang lebih tinggi lagi pada kuartal II-2026. Ketika hal itu dapat terealisasi, maka investor asing akan meningkatkan investasi di RI. 

“Ini akan dengan serta membuat mereka otomatis akan memperbesar investasi di Indonesia. Jadi kita fokus memastikan kebijakan kita berjalan sesuai dengan desain yang kita buat,” jelas dia. 

Sekadar catatan, dalam rentang waktu berdekatan atau selang sebulan, Moody’s Ratings pada 5 Februari 2026 dan Fitch Ratings pada 4 Maret 2026 menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif. Sementara itu, S&P Global Ratings juga menyoroti meningkatnya risiko terhadap profil kredit Indonesia.

Sejumlah laporan tersebut menyoroti dua kerentanan utama. Pertama, risiko fiskal yang dipicu oleh prospek penerimaan negara yang dinilai kurang kuat di tengah kebutuhan belanja yang besar. Rasio penerimaan negara Indonesia juga dinilai masih relatif rendah dibandingkan negara dengan peringkat serupa.

Kedua, kredibilitas kebijakan ekonomi yang dipandang perlu diperkuat, terutama terkait konsistensi dan kejelasan arah kebijakan yang berdampak pada persepsi pelaku usaha dan investor.

(mfd/ell)

No more pages