Logo Bloomberg Technoz

Tak Lagi Impor, PLN Jamin Operasional Aman dari Gejolak Harga LNG

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 April 2026 09:10

Sebuah kapal LNG berangkat dari fasilitas pelabuhan Rio Tinto Group di Karratha, Australia Barat./Bloomberg-Carla Gottgens
Sebuah kapal LNG berangkat dari fasilitas pelabuhan Rio Tinto Group di Karratha, Australia Barat./Bloomberg-Carla Gottgens

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT PLN (Persero) mengklaim telah mengamankan kontrak pembelian kargo gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) dari pasar domestik dengan harga khusus untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), sehingga perseroan tidak terdampak melonjaknya harga LNG.

Kendati demikian, jumlah kargo yang telah diamankan dan kebutuhan sepanjang 2026 masih belum dijelaskan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo tidak menampik harga LNG dunia turut melonjak mengikuti harga minyak mentah dunia yang mencapai US$100/barel. Dia mencatat harga LNG di pasar spot saat ini mencapai US$19/million british thermal unit (MMBtu).


Darmawan mencatat jika PLN harus mengimpor LNG dengan harga tersebut, biaya bahan bakar per kilowatt hour (KWh) mencapai US$14 sen/KWh.

Permintaan LNG Asia turun karena perang menghambat pasokan Timur Tengah. (Bloomberg)

Akan tetapi, dia memastikan operasional perseroan tidak terdampak kenaikan harga LNG, sebab seluruh pasokan didapatkan dari pasar domestik.