Kalender Ekonomi: Simak Data Kunci Penggerak Arah Pasar Asia
Redaksi
13 April 2026 09:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Memasuki pertengahan April, perang rupanya masih jauh dari kata damai. Di tengah eskalasi perang, pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia diproyeksikan melambat.
Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Timur dan Pasifik melambat dari 5% pada 2025 menjadi 4,2% pada 2026.
Meski diramal melambat, pertumbuhan PDB China pada kuartal I 2026 diperkirakan melampaui 5% ditopang oleh penawaran dan produksi industri yang solid.
Namun, permintaan konsumen diperkirakan tetap melemah dan menambah tekanan bagi pembuat kebijakan untuk memberikan stimulus untuk menopang pertumbuhan.
Di kawasan lain, tekanan inflasi mulai meningkat dengan adanya lonjakan harga energi. India dan Malaysia diperkirakan mencatat kenaikan inflasi akibat mahalnya bahan bakar.































