Transaksi Mata Uang Lokal RI Tembus Rp144,4 T pada Awal 2026
Muhammad Fikri
11 April 2026 20:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai transaksi menggunakan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) Indonesia tercatat mencapai US$8,45 miliar (Rp144,40 triliun asumsi kurs saat ini) sepanjang Januari—Februari 2026, meningkat signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$3,21 miliar.
Peningkatan ini juga diikuti lonjakan jumlah pengguna. Hingga Februari 2026, jumlah pelaku yang memanfaatkan skema LCT tercatat mencapai 14.621 pengguna, dengan rata-rata bulanan sekitar 16.030 pengguna, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 9.720 pengguna per bulan sepanjang 2025.
“Bank Indonesia dan Pemerintah Indonesia telah bersama-sama memajukan kerangka LCT untuk mendiversifikasi pembayaran bilateral, meningkatkan efisiensi pasar, memperdalam pasar keuangan, dan pada akhirnya mengurangi volatilitas nilai tukar sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Ekonomi Ferry Irawan, yang mewakilkan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip Sabtu (11/4/2026).
Secara struktur, perdagangan Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas penggunaan transaksi mata uang lokal.
Hal ini seiring mayoritas mitra dagang utama Indonesia berasal dari negara dengan ekonomi nondolar, ditopang oleh surplus perdagangan yang konsisten, termasuk sebesar US$1,27 miliar pada Februari 2026.






























