Dengan QRIS, pelaku usaha cukup memiliki satu kode QR untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi seperti GoPay, OVO, DANA, hingga ShopeePay.
Hal ini tentu memberikan kemudahan baik bagi penjual maupun pembeli karena transaksi dapat dilakukan tanpa perlu berganti metode pembayaran.
Keunggulan QRIS tidak hanya terletak pada kemudahan penggunaan, tetapi juga efisiensi dan keamanan. Transaksi menjadi lebih cepat karena hanya membutuhkan proses scan.
Selain itu, sistem ini juga mengurangi risiko kesalahan dalam penghitungan uang serta meminimalkan potensi uang palsu.
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan QRIS mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Hingga pertengahan tahun 2025, jumlah pengguna dan merchant telah mencapai puluhan juta.
Angka ini menunjukkan bahwa QRIS telah menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi digital di Indonesia.
Syarat Membuat QRIS untuk Merchant
Sebelum mulai mendaftar, pelaku usaha perlu menyiapkan beberapa dokumen penting. Dokumen ini berfungsi untuk memastikan keamanan serta keabsahan akun QRIS yang akan digunakan.
Berikut adalah syarat utama yang perlu dipenuhi:
-
KTP pemilik usaha
-
Data usaha seperti nama, alamat, dan jenis bisnis
-
Nomor HP aktif dan email
-
Rekening bank atau akun e-wallet
-
Legalitas usaha seperti NIB (opsional tetapi disarankan)
Kelengkapan dokumen ini akan mempercepat proses verifikasi dan meminimalkan kemungkinan penolakan saat pendaftaran.
Cara Membuat QRIS Secara Online
Proses pembuatan QRIS saat ini tergolong mudah dan praktis. Pelaku usaha tidak perlu datang langsung ke kantor karena semua proses dapat dilakukan secara online.
Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:
1. Registrasi di Platform Resmi
Langkah pertama adalah melakukan pendaftaran melalui penyedia jasa pembayaran yang terpercaya.
Pelaku usaha perlu mengisi formulir pendaftaran dengan data yang sesuai dengan kondisi bisnis. Pastikan tidak ada kesalahan dalam pengisian agar proses selanjutnya berjalan lancar.
2. Pembayaran Biaya Registrasi
Setelah proses pengisian data selesai, biasanya akan ada biaya registrasi yang perlu dibayarkan.
Pembayaran ini harus diselesaikan dalam batas waktu tertentu. Jika tidak, data pendaftaran bisa hangus dan perlu mengulang dari awal.
3. Mendapatkan Akses Dashboard
Setelah pembayaran berhasil, pelaku usaha akan menerima akun berupa username dan password.
Akses ini biasanya dikirim melalui email atau WhatsApp dan digunakan untuk masuk ke dashboard pengelolaan QRIS.
4. Upload Dokumen Persyaratan
Selanjutnya, pengguna diminta untuk mengunggah dokumen yang telah disiapkan sebelumnya.
Pastikan semua dokumen yang diunggah jelas dan sesuai dengan data yang diinput. Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan proses verifikasi tertunda.
5. Proses Verifikasi
Setelah dokumen dikirim, pihak penyedia jasa pembayaran akan melakukan proses verifikasi.
Jika semua data dinyatakan valid, maka proses akan dilanjutkan ke tahap berikutnya. Namun, jika terdapat kesalahan, pelaku usaha akan menerima notifikasi untuk melakukan perbaikan.
6. QRIS Siap Digunakan
Setelah proses verifikasi selesai, merchant akan mendapatkan identitas berupa NMID.
Dalam waktu sekitar tujuh hari kerja, QRIS akan aktif dan sudah bisa digunakan untuk menerima pembayaran dari pelanggan.
Manfaat QRIS bagi Pelaku Usaha
Penggunaan QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dalam transaksi, tetapi juga membawa berbagai manfaat strategis bagi perkembangan bisnis.
Berikut beberapa keuntungan utama yang bisa dirasakan:
-
Meningkatkan kenyamanan pelanggan
Pelanggan tidak perlu repot membawa uang tunai atau mencari kembalian. -
Mempercepat proses transaksi
Pembayaran dapat dilakukan dalam hitungan detik melalui scan QR. -
Meminimalkan kesalahan manusia
Tidak ada lagi salah hitung uang atau kesalahan pengembalian. -
Meningkatkan citra profesional bisnis
Usaha yang menyediakan pembayaran digital dianggap lebih modern dan terpercaya. -
Memudahkan pencatatan keuangan
Semua transaksi tercatat secara otomatis dan dapat dipantau melalui sistem.
Peluang Besar di Era Digital
Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Kini, pembayaran non-tunai bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan utama.
Banyak konsumen lebih memilih toko atau usaha yang menyediakan metode pembayaran digital karena dianggap lebih efisien.
Hal ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan yang semakin ketat.
Dengan menggunakan QRIS, bisnis dapat menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa perlu investasi besar dalam sistem pembayaran.
Selain itu, integrasi dengan berbagai aplikasi e-wallet juga memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi konsumen.
Tantangan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski memiliki banyak keuntungan, penggunaan QRIS juga memerlukan perhatian khusus dari pelaku usaha.
Salah satu hal penting adalah memastikan koneksi internet yang stabil agar transaksi tidak terganggu.
Selain itu, pelaku usaha juga perlu memahami sistem dashboard untuk memantau transaksi secara berkala.
Edukasi kepada pelanggan juga menjadi faktor penting, terutama bagi mereka yang belum terbiasa menggunakan pembayaran digital.
Dengan pendekatan yang tepat, hambatan ini dapat diatasi dan justru menjadi peluang untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan.
(seo)





























