Prajurit RI Kena Ledakan, Kemlu Minta DK PBB Turun Tangan
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 April 2026 16:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengusut seluruh insiden yang terjadi terhadap penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), terbaru tiga penjaga perdamaian asal Indonesia terluka gegara ledakan di Lebanon.
Kemlu menyampaikan kekhawatiran atas insiden ledakan yang melukai tiga personel penjaga perdamaian asal Indonesia. Insiden tersebut merupakan kejadian serius ketiga yang melibatkan penjaga perdamaian asal Indonesia di UNIFIL dalam satu pekan terakhir.
Kemlu meminta agar Dewan Keamanan PBB segera mengusut seluruh insiden tersebut dan segera melakukan pertemuan antara negara kontributor pasukan UNIFIL untuk meninjau dan mengambil tindakan penguatan perlindungan terhadap pasukan yang bertugas.
“Serangan atau insiden yang terjadi berulang kali seperti ini tidak dapat diterima. Terlepas dari apapun penyebabnya, kejadian ini menggarisbawahi pentingnya penguatan segera perlindungan bagi pasukan perdamaian PBB di tengah situasi konflik yang semakin berbahaya,” kata Kemlu dalam siaran pers, Sabtu (4/4/2026).
Kemlu juga meminta agar dilakukan penyelidikan secara segera, menyeluruh, dan transparan untuk mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab.





























