Macron Sebut Buka Selat Hormuz dengan Militer Tak Realistis
News
03 April 2026 10:15

Ania Nussbaum - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa mencoba membuka kembali Selat Hormuz melalui cara militer adalah langkah yang "tidak realistis".
Dalam keterangannya kepada wartawan di sela kunjungannya ke Seoul, Kamis (2/4), Macron memperingatkan bahwa operasi militer semacam itu akan memakan waktu yang tidak terbatas. Selain itu, langkah tersebut akan membuat pihak-pihak yang terlibat menghadapi risiko serangan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, termasuk ancaman rudal balistik.
"Ini tidak pernah menjadi opsi yang kami pilih dan kami pikir itu tidak realistis," tegas Macron. "Kita harus bisa membuka kembali selat ini karena posisinya strategis bagi energi, pupuk, dan perdagangan internasional, namun hal itu hanya bisa dilakukan melalui konsultasi dengan Iran."
Menurut Macron, langkah pertama yang harus diambil adalah gencatan senjata, yang kemudian diikuti dengan dimulainya kembali negosiasi. Ia menyarankan adanya misi penjaminan keamanan untuk membantu memastikan kapal-kapal dagang tidak menjadi sasaran serangan.


























