"Nanti kita lihat saja, kan 1 April itu nanti," kata Laode kepada Bloomberg Technoz, Senin (30/3/2026) malam.
“Untuk BBM nonsubsidi kan memang mekanisme pasar, baik BUMN maupun swasta, sudah ada mekanismenya mereka untuk menaikkan harga."
Di sisi lain, Laode juga memastikan harga BBM bersubsidi yakni Pertalite bakal tetap ditahan pemerintah di harga Rp10.000/liter atau tak mengalami kenaikan harga pada April 2026.
“Kalau kami dari sisi pemerintah yang penting [BBM] yang subsidi [Pertalite] enggak naik,” tutur Laode.
Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan
Dihubungi terpisah, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyatakan informasi proyeksi kenaikan harga BBM tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Alasannya, hingga saat ini belum terdapat pengumuman resmi mengenai harga BBM nonsubsidi milik Pertamina per 1 April 2026.
“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026. Dapatkan informasi valid harga BBM Pertamina hanya melalui saluran resmi,” kata Baron ketika dihubungi.
Adapun, terdapat dokumen yang menunjukan perkiraan harga jual eceran BBM nonsubsidi (JBU) di Pertamina untuk periode April 2026.
Dalam dokumen tersebut, dijelaskan bahwa kurs tengah melemah sekitar 0,34% atau Rp58/US$ dari Rp16.819/US$ menjadi Rp16.877/US$ pada periode 25 Februari 2055—24 Maret 2026 dibandingkan dengan 25 Januari—24 Februari 2026.
Dalam periode yang sama, harga indeks pasar (HIP) bensin RON 92 naik 62,44% menjadi US$46,15/barel dari US$73,91/barel menjadi US$120,06/barel. Besaran tersebut naik 62,99% atau setara Rp4.925/liter yakni dari Rp7.818/liter menjadi Rp12.744/liter.
Lalu, HIP Solar 2500 parts per million (ppm) naik 90,65% atau sekitar US$79,08/barel dari US$87,23/barel menjadi US$166,31/barel. Besaran itu, naik 91,3% atau sekitar Rp8.425/liter dari Rp9.228/liter menjadi Rp17.653/liter.
Lebih lanjut, dengan perkembangan tersebut disebutkan bahwa harga BBM jenis Pertamax bakal naik Rp5.500/liter menjadi Rp17.850/liter pada April dari harga bulan sebelumnya.
Lalu, harga Pertamax Green diklaim naik Rp6.250/liter menjadi Rp19.150/liter dari sebelumnya Rp12.900/liter. Kemudian, Pertamax Turbo naik Rp6.350/liter menjadi Rp19.450/liter dari Rp13.100/liter.
Sementara itu, Pertamina Dex disebut naik Rp9.450/liter menjadi Rp23.950/liter dari harga bulan sebelumnya sebesar Rp14.500/liter. Kemudian, Dexlite naik Rp9.450/liter menjadi Rp23.650/liter dari Rp14.200/liter.
“Skema harga gasoline dan gasoil naik sejalan dengan tren HIP dalam upaya mendukung arahan pemerintah untuk hemat energi akibat situasi perang US–Israel vs Iran yang menyebabkan harga minyak dunia naik ekstrem dan terjadi gangguan 20% pasokan minyak dunia di Selat Hormuz,” sebagaimana tertulis dalam dokumen yang ramai menyebar di media sosial itu.
“Sekaligus mempertimbangkan perlunya gap harga yang cukup lebar dari pesaing guna mitigasi gejolak sosial segmen JBU di saat terjadi kenaikan harga BBM JBU yang signifikan,” sebagaimana tertulis dalam dokumen itu.
Di sisi lain, dalam dokumen tersebut turut dijelaskan bahwa harga Pertamina Dex bakal tetap dijaga disparitasnya dengan Dexlite sebesar Rp300/liter. Namun, dengan kenaikan yang sangat tinggi, perlu diperhatikan terhadap kemungkinan pergeseran konsumen ke Solar.
“Harga Dexlite dengan margin moderate tidak menjadikan kerugian akibat penerapan FAME NPSO. Hal ini disebabkan oleh nilai HIP Solar yang jauh lebih tinggi daripada HIP FAME sehingga menjadikan beban atas FAME Non-Subsidi menjadi berkurang,” sebagaimana tertulis dalam dokumen yang tertera logo PPN itu.
Sekadar informasi, penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala setiap tanggal 1, mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Pada Maret 2026, untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta harga Pertamax tercatat naik Rp200/liter menjadi Rp12.300/liter dari harga Februari 2026 sebesar Rp12.100/liter.
Kemudian, Pertamax Turbo dibanderol Rp13.100/liter atau naik Rp400/liter dari harga Februari 2026 Rp12.700.
Jenis BBM lain, Pertamax Green 95 naik Rp450 menjadi Rp12.900/liter dari harga bulan Februari sebesar Rp12.450/liter.
Sementara itu, Dexlite kini dibanderol sebesar Rp14.200/liter naik Rp950 dari harga bulan sebelumnya sebesar Rp13.250/liter.
Harga Pertamina Dex juga mengalami kenaikan dari harga pada bulan sebelumnya sebesar Rp13.500/liter menjadi Rp14.500/liter atau naik Rp1.000.
Adapun BBM bersubsidi Pertalite (RON 90) tak mengalami kenaikan harga atau tetap ditahan pemerintah senilai Rp10.000/liter.
(azr/wdh)




























