Logo Bloomberg Technoz

Efisiensi BBM Kemhan dan TNI: WFH hingga Hemat Mobil Dinas

Dovana Hasiana
24 March 2026 14:00

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapim TNI dan Polri (Dok. via Instagram @kemensetneg.ri)
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapim TNI dan Polri (Dok. via Instagram @kemensetneg.ri)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Pertahanan dan TNI menyiapkan sejumlah langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara terukur dan bertahap. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika geopolitik global di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi.

Beberapa hal yang sedang disiapkan antara lain penyesuaian hari kerja dari lima hari menjadi empat hari pada fungsi-fungsi tertentu yang memungkinkan; pengaturan penggunaan alutsista berdasarkan indeks prioritas dan kebutuhan operasi; serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan angkutan jemputan pegawai dengan tetap memperhatikan efektivitas pelaksanaan tugas.

“Kemhan dan TNI melakukan penyesuaian internal yang bersifat administratif dan manajerial. Efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan tetap menjadi prioritas utama dan dijaga secara optimal,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait dalam siaran pers, dikutip Selasa (24/03/2026). 


Dia mengatakan, langkah-langkah yang disiapkan juga mencakup pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas. Seluruh kebijakan dilaksanakan secara adaptif, terukur, dan bertahap sesuai kebutuhan masing-masing satuan kerja.

Menurut dia, kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya langkah proaktif dan efisiensi nasional tanpa mengganggu pelayanan publik maupun kesiapsiagaan negara. Pemerintah memandang perlunya mitigasi dini guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional.