Logo Bloomberg Technoz

Impor Kedelai AS ke China Naik Meski Dibayangi Ketidakpastian

News
20 March 2026 17:30

Ilustrasi impor kedelai dari Amerika Serikat. (Bloomberg)
Ilustrasi impor kedelai dari Amerika Serikat. (Bloomberg)

Hallie Gu dan Ben Westcott- Bloomberg News

Bloomberg, Gelombang kedelai asal Amerika Serikat tiba di China tahun ini setelah kesepakatan kedua negara kembali menghidupkan perdagangan. Namun, penundaan kunjungan Presiden Donald Trump ke Beijing membayangi keberlanjutan arus impor tersebut.

China mengimpor 1,45 juta ton kedelai AS pada Februari, tertinggi sejak Juni, menurut data bea cukai China. Angka itu menambah 38.002 ton yang masuk pada Januari, menjadi pengiriman awal dari rangkaian pembelian besar oleh perusahaan negara setelah Trump dan Xi Jinping menyepakati gencatan dagang pada akhir Oktober.


Meski demikian, setelah memenuhi komitmen awal sebesar 12 juta ton, pembelian China belakangan melambat. Pelaku pasar sebelumnya memperkirakan pembelian baru akan terjadi menjelang pertemuan Trump dan Xi pada akhir Maret, namun pertemuan tersebut kini ditunda hingga pertengahan Mei karena fokus AS pada operasi militer di Iran.

Ketidakpastian ini menekan harga kedelai, dengan kontrak berjangka di Chicago menuju penurunan mingguan 4,3%, terbesar dalam hampir setahun sekaligus mengakhiri reli enam pekan. Posisi beli besar oleh hedge fund juga membuat pasar rentan terhadap koreksi, menurut Matt Bennett, salah satu pendiri AgMarket.net.