Logo Bloomberg Technoz

Tembaga-Aluminium Menguat Usai Kekhawatiran Perang Mereda

News
20 March 2026 11:00

tembaga. Bloomberg
tembaga. Bloomberg

Bloomberg News

Bloomberg, Harga tembaga dan aluminium mencatatkan kenaikan setelah sebelumnya mengalami pelemahan tajam pada Kamis (19/3/2026), seiring upaya Amerika Serikat dan Israel meredakan kekhawatiran atas konflik yang kian dalam di Timur Tengah.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa pasukan Israel tidak lagi menargetkan infrastruktur energi, sementara Presiden Donald Trump berjanji tidak akan mengerahkan pasukan darat ke Iran. Pernyataan ini muncul setelah gejolak tajam di pasar komoditas pada Kamis, ketika harga minyak melonjak, kekhawatiran perlambatan ekonomi global meningkat, dan harga logam terkoreksi signifikan.


Perang di Teluk Persia mengguncang pasar logam dengan ancaman gangguan pasokan, terutama pada pasar aluminium global yang sekitar 10% produksinya berasal dari kawasan tersebut. Namun, kekhawatiran terhadap sisi permintaan justru lebih mendominasi perdagangan pekan ini.

Harga minyak dan gas yang lebih tinggi berpotensi menekan aktivitas manufaktur dan ekonomi global, sekaligus mendorong inflasi yang dapat memaksa bank sentral mengambil sikap lebih agresif terhadap suku bunga. Hal ini membuat pelaku pasar kini mencermati pergerakan harga minyak mentah, yang mulai mereda pada Jumat. Sebelum perang, sebagian pengamat pasar logam telah menyoroti ketidaksesuaian antara harga yang relatif tinggi dengan minimnya dukungan dari sisi permintaan.