Logo Bloomberg Technoz

Garuda Indonesia menyebut pelanggan dapat mengakses informasi resmi melalui situs perusahaan, aplikasi FlyGaruda, contact center, media sosial resmi, maupun kantor penjualan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keakuratan informasi sekaligus melindungi pelanggan dari potensi kerugian.

Rugi 'Menebal' Didikung Rugi Selisih Kurs

Pada bagian lain Garuda juga mempublikasikan kinerja finansial sepanjang 2025 dimana catatan kerugian yang diatribusikan kepada entitas induk melonjak 343%  menjadi US$332,48 juta dibandingkan sebelumnya. Pendapatan usaha bisnis penerbangan nasional Indonesia ini juga turun menjadi US$3,21 miliar tahun lalu dari US$3,41 miliar.

Manajemen Garuda menerangkan bahwa pendapatan melemah “seiring fase konsolidasi operasional untuk memperkuat fundamental bisnis.”

“Tidak dapat dipungkiri penurunan kinerja Garuda Indonesia Group utamanya dipengaruhi oleh terbatasnya kapasitas produksi pada semester I 2025 dimana jumlah unserviceable aircraft masih menunggu scheduled maintenance.”

Mengutip laporan keuangan GIAA yang dipublikaskan, sejatinya rasio penurunan pendapatan relatif landai, pun demikian dengan catatan beban usaha yang bahkan sedikit lebih rendah di 2025. Akan tetapi Garuda menderita kerugian selisih kurs sekitar US$1,2 juta, berbanding terbalik jika dibandingkan dengan perolehan di 2024 yang menikmati keuntungan selisih kurs US$18,04 juta.

Manajemen Garuda mengamini bahwa ada tekanan fluktuasi kurs di balik kinerja perusahaan. Ini masih ditambah dengan “peningkatan biaya fixed cost seiring intensitas program pemulihan serviceability armada yang belum serviceable.”

Citilink, maskapai yang masih menjadi bagian dari grup Garuda juga menyebut telah membuka rute penerbangan baru, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta – Atung Bungsu Pagar Alam, Sumatera Selatan. Rute yang dimulai 17 Maret ini menggunakan pesawat ATR 72-600.

Jadwal penerbangan rute pesawat Jakarta–Pagar Alam, Sumsel adalah pukul 09.15 WIB dan tiba di Pagar Alam pukul 10.55 WIB dengan kode penerbangan QG1192. Lantas dari Pagar Alam, penerbangan QG1193 berangkat pukul 11.20 WIB dan tiba di Jakarta pukul 13.15 WIB.

- Dengan asistensi Recha Tiara Dermawan dan Whery Enggo Prayogi.

(rtd/red)

No more pages