Logo Bloomberg Technoz

Petrosea Perkuat Ekosistem Bisnis Lewat Tiga Anak Usaha


Petrosea (Dok. Ist)
Petrosea (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Petrosea Tbk (IDX: PTRO) mengambil langkah strategis dengan membentuk tiga anak usaha baru sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem bisnis Perseroan. Inisiatif ini dilakukan untuk memperluas kapabilitas layanan serta meningkatkan fleksibilitas operasional di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.

Pembentukan entitas baru tersebut dilakukan melalui tiga anak usaha yang mayoritas sahamnya dimiliki secara langsung oleh Petrosea, yakni PT Petrosea Infrastruktur Nusantara (PIN), PT Petrosea Engineering Procurement Construction (PEPC), dan PT Rekakarsa Karya Nusantara (REKAN).

Melalui langkah ini, perusahaan berupaya memperdalam integrasi operasional sekaligus memperkuat posisi bisnis dalam jangka menengah hingga panjang. Strategi tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas di masa mendatang.

Ketiga anak usaha yang didirikan memiliki fungsi dan fokus bisnis yang berbeda, namun tetap berada dalam satu kerangka penguatan ekosistem bisnis Petrosea.

PT Petrosindo Investama Sinergi menjadi salah satu entitas yang dibentuk dengan peran strategis di bidang jasa konsultasi manajemen dan perdagangan besar. Perusahaan ini juga akan berperan dalam pengelolaan serta pengendalian berbagai entitas usaha di dalam grup.

Keberadaan entitas ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan secara keseluruhan, sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan dan pengambilan keputusan strategis dalam lingkup grup.

Sementara itu, PT Petrosindo Sinergi Alur difokuskan pada layanan pengelolaan dan konsultasi keuangan serta asuransi. Perusahaan ini juga menyediakan berbagai layanan profesional di bidang konsultasi manajemen, ilmiah, dan teknis.

Fungsi tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi keuangan sekaligus mendukung efektivitas operasional perusahaan di berbagai lini bisnis.

Adapun entitas ketiga, PT Petrosindo Sinergi Samudera, memiliki peran dalam mendukung pengembangan layanan profesional yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan asuransi. Perusahaan ini juga akan memberikan layanan konsultasi manajemen, ilmiah, serta teknis.

Dengan hadirnya entitas tersebut, Petrosea berupaya memperkuat sinergi bisnis sekaligus membangun fondasi ekosistem usaha yang lebih terintegrasi.

Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang

Presiden Direktur PT Petrosea Tbk, Michael, menyampaikan bahwa pembentukan anak usaha baru merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Pendirian anak usaha baru ini merupakan bagian dari strategi Petrosea untuk membangun fondasi pertumbuhan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan penguatan kapabilitas internal dan sinergi dengan grup Petrindo, Petrosea berada pada posisi yang semakin solid untuk menangkap peluang pertumbuhan ke depan,” ujar Michael.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya bertujuan memperluas cakupan bisnis, tetapi juga memperkuat kemampuan internal perusahaan dalam menghadapi perubahan pasar dan industri.

Sebagai perusahaan multidisiplin yang telah beroperasi lebih dari lima dekade, Petrosea memiliki pengalaman panjang dalam menyediakan layanan terpadu bagi berbagai sektor industri.

Layanan tersebut mencakup berbagai lini bisnis mulai dari rekayasa, pengadaan, dan konstruksi atau Engineering, Procurement and Construction (EPC), jasa pertambangan, hingga layanan EPCI untuk sektor minyak dan gas lepas pantai.

Selain itu, Petrosea juga menyediakan layanan logistik dan pendukung untuk industri pertambangan serta minyak dan gas di kawasan Asia Pasifik dan Oseania.

Keunggulan perusahaan dalam menghadirkan layanan terintegrasi menjadi salah satu faktor yang mendukung ekspansi bisnis serta penguatan posisi di pasar regional.

Di sisi lain, Petrosea menempatkan aspek keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.

Seluruh target kinerja operasional maupun keuangan perusahaan didukung oleh budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan target zero accident di seluruh kegiatan operasional.

Selain itu, perusahaan juga terus mendorong penerapan operational excellence dan program continuous improvement untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

Petrosea juga menempatkan pengelolaan risiko serta penerapan Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi penting dalam menjalankan kegiatan bisnis secara berkelanjutan.

Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan pertumbuhan yang sehat sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

Dalam perjalanan bisnisnya, Petrosea juga mencatat sejarah penting sebagai perusahaan rekayasa dan konstruksi Indonesia pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1990 dengan kode saham PTRO.

Saat ini, Petrosea dikendalikan oleh PT Kreasi Jasa Persada yang merupakan anak usaha yang dimiliki sepenuhnya oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

Dengan dukungan struktur grup yang kuat serta penguatan ekosistem bisnis melalui pendirian anak usaha baru, Petrosea optimistis mampu meningkatkan daya saing sekaligus menangkap peluang pertumbuhan di masa depan.

Langkah strategis tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Petrosea sebagai salah satu perusahaan multidisiplin terkemuka yang menyediakan layanan terpadu di sektor pertambangan, energi, dan infrastruktur di kawasan regional.