Pekan pertama Ramadan awal akhir Februari lalu, Bapanas juga telah mengguyur hingga mencapai total 10,9 ton cabai rawit merah (CRM) ke pasar induk kramat jati (PIKJ) Jakarta.
Aksi tersebut dilakukan dengan menggandeng petani Champion Cabai binaan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) yang berasal dari berbagai daerah Indonesia.
"Dari jumlah itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyokong subsidi biaya distribusi setidaknya sebanyak 7 ton, terutama untuk mobilisasi stok yang menggunakan angkutan udara," ujar Bapanas dalam keterangannya.
Guyuran pasokan tersebut terjadi ditengah harga cabai yang saat itu tengah mengalami kenaikan signifikan, yang mencapai di atas Rp100.000/kg, atau u lebih tinggi hampir 80% dibandingkan harga acuan pemerintah yang dipatok di kisaran Rp40.000-Rp57.000/kg.
(ain)






























