Logo Bloomberg Technoz

Optimisme Ekonomi RI di Tengah Konflik Timur Tengah

Redaksi
10 March 2026 14:44

Presiden Prabowo Subianto berpidato di World Economic Forum di Davos, Swiss, 22 Januari 2026 (Bloomberg/Krisztian Bocsi)
Presiden Prabowo Subianto berpidato di World Economic Forum di Davos, Swiss, 22 Januari 2026 (Bloomberg/Krisztian Bocsi)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Masyarakat optimistis perekonomian Indonesia tetap tangguh meski berada di tengah ketidakpastian global. Hal ini tercermin dari hasil survei konsumen yang dilakukan oleh Bank Indonesia.

Dalam survei tersebut, dikutip Selasa (10/3), Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Februari 2026 tercatat berada di level optimistis (indeks >100), yakni sebesar 125,2. Artinya, keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap kuat.

Tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Februari 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tercatat sebesar 115,9, lebih tinggi dibandingkan indeks bulan sebelumnya yang sebesar 115,1.


Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis, yakni sebesar 134,4, meski lebih rendah dibandingkan indeks bulan sebelumnya yang mencapai 138,8.

Indeks keyakinan konsumen yang tetap kuat juga tercermin pada seluruh kelompok pengeluaran. Misalnya, kelompok pengeluaran Rp4 juta–Rp5 juta per bulan naik ke level 125,5, yang menandakan masyarakat tetap melakukan belanja karena yakin perekonomian dalam kondisi baik.