Logo Bloomberg Technoz

Perbedaan metode penentuan ini berdampak pada jadwal Ramadan secara keseluruhan, termasuk kapan dimulainya sepuluh hari terakhir bulan suci.

Perlu diketahui bahwa tanggal yang tercantum dalam kalender masih bersifat perkiraan. Penetapan resmi biasanya diumumkan oleh Pemerintah Indonesia melalui sidang isbat berdasarkan rukyatul hilal dan perhitungan astronomi.

Versi Muhammadiyah

Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi. Berdasarkan metode tersebut, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Perkiraan Awal dan Akhir Ramadan

  • 1 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026

  • 10 Ramadan: Jumat, 27 Februari 2026

  • 20 Ramadan: Senin, 9 Maret 2026

  • 30 Ramadan: Kamis, 19 Maret 2026

Awal 10 Hari Terakhir

Berdasarkan kalender tersebut, sepuluh hari terakhir Ramadan dimulai pada Selasa, 10 Maret 2026.

Mulai tanggal ini, umat Muslim biasanya meningkatkan intensitas ibadah malam. Masjid juga sering mengadakan kegiatan i’tikaf bagi jamaah yang ingin memperbanyak ibadah hingga akhir Ramadan.

Versi Pemerintah dan NU

Sementara itu, pemerintah bersama Nahdlatul Ulama menggunakan metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung bulan sabit yang dikombinasikan dengan perhitungan astronomi.

Metode ini membuat awal Ramadan terkadang berbeda satu hari dibandingkan metode hisab.

Perkiraan Awal Ramadan

Menurut kalender perkiraan pemerintah, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Awal 10 Hari Terakhir

Jika mengikuti kalender ini, sepuluh hari terakhir Ramadan dimulai pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dengan demikian, terdapat selisih satu hari dibandingkan kalender yang digunakan oleh Muhammadiyah.

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan

Sepuluh hari terakhir Ramadan memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam ajaran Islam. Pada periode ini, Rasulullah SAW dikenal meningkatkan ibadah secara signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Dalam berbagai riwayat, beliau memperpanjang salat malam dan mengajak keluarganya untuk ikut beribadah.

“Hal yang paling dinantikan pada 10 hari terakhir Ramadan adalah malam Lailatul Qadar. Malam ini diyakini terjadi pada salah satu malam ganjil, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.”

Malam tersebut diyakini menjadi waktu turunnya keberkahan dan pengampunan yang sangat besar bagi umat Muslim.

Amalan yang Dianjurkan

Memasuki fase akhir Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan ibadah.

1. Salat Malam

Salat tahajud dan qiyamul lail menjadi ibadah utama pada malam-malam terakhir Ramadan.

2. Membaca Al-Qur’an

Banyak Muslim menargetkan khatam Al-Qur’an atau memperbanyak tilawah pada periode ini.

3. I’tikaf di Masjid

I’tikaf dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

4. Memperbanyak Doa dan Zikir

Doa pada malam-malam ganjil dipercaya memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

5. Bersedekah

Sedekah pada akhir Ramadan juga sangat dianjurkan karena pahalanya diyakini berlipat ganda.

Pentingnya Mengetahui Kalender Ramadan

Mengetahui urutan hari puasa selama Ramadan bukan sekadar informasi kalender. Bagi banyak umat Muslim, hal ini menjadi panduan untuk memaksimalkan ibadah sebelum bulan suci berakhir.

Pada masa ini, sebagian orang juga mulai mempersiapkan zakat fitrah dan berbagai amal sosial lainnya.

Selain itu, banyak masjid mengadakan program khusus seperti i’tikaf bersama, kajian malam Ramadan, dan kegiatan ibadah lainnya.

Momentum Mengejar Keberkahan

Sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah. Banyak Muslim berusaha memanfaatkan waktu ini dengan lebih fokus dan penuh kesungguhan.

Selain mengejar malam Lailatul Qadar, umat Islam juga berusaha menutup Ramadan dengan amal terbaik.

Dengan memahami kapan dimulainya sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Muslim dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk meraih keberkahan maksimal di penghujung bulan suci Ramadan.

(seo)

No more pages