Logo Bloomberg Technoz

Qatar Stop Produksi, Harapan Dunia Surplus LNG pada 2026 Pupus

News
09 March 2026 13:00

Tangki penyimpanan LNG./dok. Bloomberg
Tangki penyimpanan LNG./dok. Bloomberg

Sing Yee Ong - Bloomberg News

Bloomberg, Morgan Stanley mengestimasikan penghentian produksi gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di Qatar, selaku eksportir LNG utama dunia, kemungkinan akan menghilangkan sebagian besar kelebihan pasokan yang diprediksi untuk tahun ini.

Setiap perpanjangan penghentian produksi LNG Qatar lebih dari satu bulan "dengan cepat menyebabkan defisit," kata para analis Morgan Stanley termasuk Devin McDermott dalam sebuah catatan tertanggal 8 Maret.


Pabrik LNG Ras Laffan Qatar, yang terbesar di dunia, tampaknya masih utuh setelah penutupan yang belum pernah terjadi sebelumnya pekan lalu, yang menyebabkan kenaikan harga hampir dua kali lipat.

Menteri Energi negara tersebut mengatakan kepada Financial Times bahwa dimulainya kembali produksi dan pengiriman dapat memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Negara-negara penyumbang suplai LNG terbesar dunia./dok. Bloomberg