APBN 2026 Aman Walau Hari Ini Harga Minyak Tembus US$100/Barel
Redaksi
09 March 2026 10:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga minyak mentah dunia melonjak 26,29% ke posisi tertinggi sejak tiga tahun terakhir di level US$116 per barel pada 09:54 WIB, di tengah perang Timur Tengah yang masih berkecamuk. Pernyataan berhentinya produksi minyak dari negara produsen seperti Kuwait dan Uni Emirat Arab semakin menambah dorongan bagi laju harga minyak pada awal pekan ini.
Hal ini dapat berdampak pada defisit APBN 2026 yang mencantumkan angka asumsi harga minyak di level US$70 per barel. Harga rata-rata minyak sejak awal tahun sudah mengalami kenaikan.
Secara year-to-date (ytd) harga rata-rata minyak mentah masih di level US$68,43 per barel. Jadi sampai saat ini, sepertinya APBN masih aman.
Meski begitu, bukan berarti kewaspadaan boleh kendur. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah telah membuat simulasi jika harga minyak terus melambung di atas US$92 per barel sepanjang tahun ini, maka defisit APBN berpotensi melebar hingga 3,6% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Ini artinya melampaui batas yang ditetapkan Undang-Undang No.17 Tahun 2003 yaitu 3% PDB, apabila tidak ada upaya penyesuaian kebijakan.






























