Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Februari 2026 Tembus 0,68%, Melaju dari Ramalan Konsensus

Pramesti Regita Cindy
02 March 2026 11:53

Inflasi Desember 2025 Capai 0,64%, Sepanjang 2025 Tembus 2,92%. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Inflasi Desember 2025 Capai 0,64%, Sepanjang 2025 Tembus 2,92%. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan laju inflasi pada Februari 2026 tercatat 0,68% secara bulanan atau month-to-month (mtm). Angka ini lebih tinggi dibanding konsensus pasar yang menghasilkan median proyeksi inflasi 0,3%.

Berdasarkan data BPS, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 109,75 pada Januari 2026 menjadi 110,50 pada Februari 2026. Sementara itu, secara tahun kalender atau year-to-date (ytd), terjadi inflasi sebesar 0,53%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi bulanan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 1,54% dan memberi andil inflasi 0,45%.


“Komoditas yang dominan paling memberi andil terbesar ialah daging ayam ras dengan andil inflasi 0,09%, cabai rawit 0,08%, dan ikan segar dengan andil 0,05%,” kata Ateng dalam Konferensi Pers, Senin (2/3/2026).

Kemudian, cabai merah memberi andil 0,04% dan tomat beras serta telur ayam ras dengan andil masing-masing 0,02%.