Konflik Timur Tengah: Saham Migas & Emas Diprediksi Menguat
Muhammad Fikri
02 March 2026 08:20

Bloomberg Technoz, Sejumlah sekuritas menilai saham sektor migas hingga komoditas tetap kuat di tengah sentimen eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Sebagian analis menilai sektor migas, batu bara hingga emas bakal menjadi proxy lindung nilai pagi para investor saat sentimen geopolitik Timur Tengah justru berpeluang menekan indeks harga saham gabungan (IHSG).
Fokus pasar kini tertuju pada Selat Hormuz, jalur distribusi energi dunia yang memfasilitasi sekitar 20%—25% pasokan minyak mentah dan LNG global.
Pengumuman Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk membatasi akses di jalur tersebut sebagai respons atas "Operation Epic Fury" berpotensi memicu lonjakan biaya asuransi pengiriman dan harga minyak mentah dunia.
“Jika gangguan pasokan berlanjut, harga minyak mentah berpotensi meningkat, yang menguntungkan emiten batu bara dan migas dari sisi harga jual rata-rata,” tulis Imam Gunadi, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), dalam laporannya, Senin (2/3/2026)




























