Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Saat situasi sedang tidak baik-baik saja, investor biasanya memilih memborong emas untuk mengamankan portofolio mereka.
“Kenaikan harga emas hari ini adalah indikasi awal adanya perilaku mencari safe haven di tengah ketidakpastian regional,” kata Ahmad Assiri, Strategist di Pepperstone Group Ltd, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati pelaku pasar?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 64. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Akan tetapi, indikator Stochastic RSI 14 hari susah berada di 96. Jauh di atas 80, yang berarti sudah sangat jenuh beli (overbought).
Untuk perdagangan hari ini, harga emas sejatinya berisiko turun jika hanya melihat dari kacamata teknikal. Apalagi harga sudah melewati pivot point US$ 5.362/troy ons.
Target support terdekat adalah US$ 5.280/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka target selanjutnya adalah MA-10 di US$ 5.186/troy ons.
Sedangkan target resisten terdekat harga emas ada di US$ 5.395/troy ons. Penembusan d titik ini berpotensi mengerek harga ke arah US$ 5.418-5.434/troy ons.
Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 5.519/troy ons.
(aji)

























