Sebagaimana diketahui, sepanjang tahun 2025 BI telah melakukan pemangkasan BI-Rate sebesar 125 bps.
Terbaru, dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 Februari 2026, bank sentral RI tersebut memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,5%.
Adapun untuk suku bunga acuan Amerika Serikat atau Fed Fund Rate (FFR), bank Mandiri memperkirakan bank sentral AS tersebut hanya akan melakukan satu kali pemangkasan pada 2026 sebesar 25 bps, menjadi 3,5% dari 3,75%
"Tahun ini kita melihat kemungkinan The Fed hanya memangkas satu kali kalau dilihat dari guidance-nya," ungkapnya.
Ia juga menilai, meski terdapat pergantian Ketua The Fed nantinya, pengambilan keputusan kebijakan moneter akan tetap independen meski terdapat tekanan dari Presiden Donald Trump.
"Karena the Fed itu pasti akan tetap stay independent, walaupun ada pressure dari Donald Trump itu sendiri," pungkasnya.
(lav)






























