“Dengan cuaca yang mulai membaik, petikan bertambah sehingga pasokan bisa ditingkatkan untuk memenuhi permintaan pasar dan harga mulai stabil,” ujarnya dalam keterangan media, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan pasokan cabai yang masuk ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) saat ini mencapai sekitar 14–18 ton per hari. Harga di tingkat pedagang berada di kisaran Rp65.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.
Di tingkat petani, koreksi harga juga mulai terlihat. Data dari wilayah Kediri menunjukkan harga cabai rawit merah turun dari sekitar Rp70.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.
Harga Komoditas Pangan Lainnya
Sementara itu, harga komoditas pangan lainnya relatif berada dalam rentang acuan. Harga beras premium tercatat Rp15.575 per kilogram, lebih rendah 1,42% dari batas atas HET.
Beras medium berada di Rp13.358 per kilogram atau lebih rendah 13,82%, dan beras SPHP Rp12.431 per kilogram, lebih rendah 7,92% dari HET tertinggi.
Harga bawang merah tercatat Rp41.376 per kilogram, lebih rendah 4,07% dari HAP tertinggi, sementara bawang putih bonggol Rp38.607 per kilogram, lebih rendah 3,48% dari batas atas HAP. Cabai merah keriting berada di Rp43.802 per kilogram, lebih rendah 20,36% dibandingkan HAP.
Untuk komoditas protein, harga daging sapi murni Rp138.466 per kilogram, lebih rendah 1,1% dari HAP.
Daging ayam ras tercatat Rp40.761 per kilogram atau lebih tinggi 1,9%, sementara telur ayam ras Rp31.152 per kilogram, lebih tinggi 3,84% dari HAP.
Adapun harga Minyakita masih berada di atas HET yakni Rp16.927 per liter atau lebih tinggi 7,82%, sedangkan gula konsumsi Rp18.187 per kilogram, lebih rendah 1,69% dari batas atas HAP.
(ell)




























