Desain ini membuatnya sekilas terlihat seperti iPhone 17 Pro maupun iPhone 17 Pro Max. Panel belakangnya juga tampil polos tanpa ornamen tambahan.
Tecno Spark 40 resmi dijual di Indonesia dengan harga mulai Rp 1,8 juta. Perangkat ini hadir dalam pilihan warna Ink Black, Titanium Grey, dan Veil White.
2. Infinix Note 60 Pro
Infinix Note 60 Pro hadir dengan modul kamera besar berbentuk persegi panjang di bagian atas belakang. Modul tersebut memuat kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP.
Secara visual, ukuran dan tonjolan modulnya mengingatkan pada iPhone. Di sisi kanan modul terdapat fitur lampu dot matriks interaktif bernama Active Matrix Display.
Fitur ini mampu menampilkan waktu, panggilan, notifikasi, penghitung mundur, teks, hingga gambar hewan peliharaan bergaya tamagotchi. Di Indonesia, ponsel ini dipasarkan mulai Rp 5,4 jutaan dengan lima varian warna.
3. Infinix Note 60
Infinix Note 60 membawa desain yang masih satu garis dengan versi Pro. Modul kameranya tetap besar dan ditempatkan di bagian atas bodi belakang.
Susunan lensa berada dalam satu bidang modul yang dibuat agak menonjol. Bedanya, model ini tidak dibekali fitur Active Matrix Display.
Meski demikian, tampilannya tetap mengingatkan pada modul kamera iPhone 17 Pro Max. Infinix Note 60 dijual di Indonesia mulai Rp 4 jutaan.
4. Poco F8 Series
Poco F8 Series hadir dengan modul kamera besar berbentuk persegi bersudut membulat. Area modul mendominasi punggung perangkat.
Susunan lensanya sekilas menyerupai iPhone 17 Pro Max. Namun terdapat tulisan Bose di sisi kanan lensa, berbeda dari iPhone yang hanya menampilkan LED flash tanpa ornamen teks.
Seri ini resmi dirilis di Indonesia dengan harga mulai Rp 8,5 jutaan untuk varian Pro dan Rp 11,5 jutaan untuk model Ultra.
5. Honor Power 2
Honor Power 2 mengusung modul kamera persegi panjang dengan tampilan tiga kamera menyerupai segitiga. Secara konsep, desain ini mirip gaya plateau khas iPhone 17 Pro.
Meski tampak memiliki tiga kamera, perangkat ini sebenarnya dibekali dua kamera belakang. Salah satu lingkaran berfungsi sebagai elemen desain.
Honor Power 2 baru dipasarkan di China dengan harga mulai 2.699 yuan atau sekitar Rp 6,4 juta.
6. Nubia V80 Design
Nubia V80 Design mencuri perhatian berkat modul kamera persegi panjang dengan tiga lingkaran lensa yang disusun zig zag. Tampilannya menyerupai desain kamera iPhone 17 Pro.
Namun tidak semua lingkaran berfungsi sebagai kamera aktif. Salah satunya hanya berperan sebagai gimmick visual.
Perangkat ini tersedia di Malaysia dengan harga 570 ringgit untuk varian 8/256 GB dan di Filipina mulai 5.800 PHP untuk versi 4/256 GB.
7. Xiaomi 17 Pro Max
Xiaomi 17 Pro Max menjadi salah satu yang paling dekat secara visual dengan iPhone. Modul kameranya berbentuk persegi panjang besar dan dilengkapi layar mini di bagian belakang.
Layar tersebut menjadi bagian dari modul kamera yang ukurannya hampir sepertiga bodi ponsel. Di dalamnya terdapat dua kamera vertikal, kamera ultrawide, serta LED flash berlabel Leica.
Xiaomi 17 Pro Max dipasarkan di China dengan harga mulai 5.999 yuan atau sekitar Rp 14,6 jutaan.
Desain Kamera Jadi Identitas Baru
Kemiripan desain ini menunjukkan tren baru di industri smartphone. Modul kamera tak lagi sekadar komponen fungsional, melainkan elemen estetika utama.
Pendekatan visual ala iPhone kini diadaptasi lintas merek dan segmen. Konsumen pun memiliki lebih banyak pilihan perangkat dengan tampilan premium tanpa harus membeli iPhone.
Fenomena ini menandai persaingan desain yang semakin ketat di pasar smartphone global, termasuk Indonesia.
(seo)




























