Logo Bloomberg Technoz

Jakarta Job Fair 2024: Meniti Asa di 1.200 Lowongan Kerja

Andrean Kristianto
28 May 2024 17:26

Pencari kerja mengunjungi bursa kerja di Thamrin City, Jakarta, Selasa (28/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pencari kerja mengunjungi bursa kerja di Thamrin City, Jakarta, Selasa (28/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bursa kerja bertajuk Jakarta Job Fair 2024 menghadirkan 40 perusahaan dengan berbagai lowongan.. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bursa kerja bertajuk Jakarta Job Fair 2024 menghadirkan 40 perusahaan dengan berbagai lowongan.. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Terdapat 1.200 lowongan yang disediakan untuk mengurangi angka pengangguran di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Terdapat 1.200 lowongan yang disediakan untuk mengurangi angka pengangguran di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

BPS Provinsi DKI Jakarta menyebut saat ini angka pengangguran di Jakarta mencapai 328 ribu orang. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

BPS Provinsi DKI Jakarta menyebut saat ini angka pengangguran di Jakarta mencapai 328 ribu orang. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Data dari BPS terdapat 9,9 juta anak muda usia 15-24 tahun di Indonesia yang tidak bekerja (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Data dari BPS terdapat 9,9 juta anak muda usia 15-24 tahun di Indonesia yang tidak bekerja (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sulitnya mencari pekerjaan menjadi alasan mereka  mengikuti gelaran bursa kerja ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sulitnya mencari pekerjaan menjadi alasan mereka mengikuti gelaran bursa kerja ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Mayoritas Gen Z berstatus Education and Training (NEET) berada di wilayah perkotaan .(Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Mayoritas Gen Z berstatus Education and Training (NEET) berada di wilayah perkotaan .(Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Jakarta Job Fair ini berlangsung selama dua hari mulai hari ini 28 Mei hingga 29 Mei 2024.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Jakarta Job Fair ini berlangsung selama dua hari mulai hari ini 28 Mei hingga 29 Mei 2024. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pencari kerja mengunjungi bursa kerja di Thamrin City, Jakarta, Selasa (28/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Bursa kerja bertajuk Jakarta Job Fair 2024 menghadirkan 40 perusahaan dengan berbagai lowongan.. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Terdapat 1.200 lowongan yang disediakan untuk mengurangi angka pengangguran di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
BPS Provinsi DKI Jakarta menyebut saat ini angka pengangguran di Jakarta mencapai 328 ribu orang. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Data dari BPS terdapat 9,9 juta anak muda usia 15-24 tahun di Indonesia yang tidak bekerja (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sulitnya mencari pekerjaan menjadi alasan mereka  mengikuti gelaran bursa kerja ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mayoritas Gen Z berstatus Education and Training (NEET) berada di wilayah perkotaan .(Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Jakarta Job Fair ini berlangsung selama dua hari mulai hari ini 28 Mei hingga 29 Mei 2024.  (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terdapat 9,9 juta anak muda usia 15-24 tahun di Indonesia tidak beraktivitas produktif dari total 44,47 juta anak muda usia 15-24 tahun atau sekitar 22,25% pada Agustus 2023.

BPS mencatat masih ada 7,2 juta rakyat Indonesia yang menganggur pada Februari 2024. Angka itu turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Para pemuda berusia 15-24 tahun tersebut masuk ke dalam kategori Not in Employment, Education and Training (NEET) atau tidak bersekolah, tidak bekerja, dan tidak sedang mengikuti pelatihan. Dengan begitu, anak muda yang tergolong dalam kategori ini sedang tidak memiliki aktivtias.

Mengutip data yang dipublikasikan BPS, persentase NEET jenis kelamin laki-laki sebanyak 4,1 juta orang atau 42,14% dari total anak mudah usia 15-24 tahun yang masuk kategori NEET, yakni 9,9 juta. Sedangkan yang berjenis kelamin perempuan, tercatat sebanyak 5,7 juta orang dengan persentase 57,86% dari total penduduk dengan kategori NEET.

Sementara itu, berdasarkan daerah tempat tinggal tercatat sebanyak 5,2 juta anak muda tergolong dalam kategori NEET yang tinggal di daerah perkotaan dan 4,6 juta yang tidak bersekolah, tidak bekerja, dan tidak sedang mengikuti pelatihan tinggal di perdesaan.

Lebih lanjut, jika digolongkan menurut umur terdapat 3,4 juta yang tergolong kategori NEET berusia 15-19 tahun dan terdapat 6,4 juta yang berusia 20-24 tahun.

(azr/ain)