Ekonomi Sufistik: Profit, Etika, dan Makna Kekayaan
Bloomberg Technoz Podcast - Ramadan Spark
11 March 2026 19:46
Bloomberg Technoz, Jakarta - Refleksi tentang makna kekayaan, etika bisnis, dan nilai spiritual dalam ekonomi menjadi tema perbincangan bersama Gunawan Yasni, praktisi dan pemikir ekonomi syariah.
Baca Juga
Dalam Bloomberg Technoz Podcast – Ramadan Spark 2026 Episode 11, Sisi Aspasia dan Winda Mizwar berbincang dengan Gunawan Yasni mengenai konsep ekonomi sufistik yang menempatkan aktivitas ekonomi tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga nilai spiritual dan tanggung jawab sosial.
Menurut Gunawan, hubungan bisnis yang hanya bertumpu pada kontrak dan kepentingan jangka pendek berisiko kehilangan nilai moral, sehingga ekonomi perlu dijalankan dengan integritas dan kesadaran spiritual.
Ia menjelaskan ekonomi sufistik berlandaskan prinsip maqashid syariah yang menekankan agar aktivitas ekonomi tidak merusak manusia, lingkungan, maupun masa depan generasi berikutnya.
Gunawan juga menekankan pentingnya kedermawanan, di mana sedekah tidak hanya berbentuk uang tetapi juga sikap yang memudahkan dan memberi manfaat bagi orang lain.
Saksikan perbincangan selengkapnya dalam Bloomberg Technoz Podcast – Ramadan Spark 2026 yang membahas hubungan antara uang, kebahagiaan, dan nilai kemanusiaan dalam ekonomi
(btp)
























