"Jadi enggak ada masalah buat [Kementerian] Keuangan. Di Keuangan banyak orang pintar," jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Masyita Crystallin resmi mengakhiri masa tugasnya per 11 Februari 2026.
Setelah mengakhir masa tugasnya di Kemenkeu, Masyita selanjutnya akan mengemban jabatan sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning di PT Danantara Investment Management (Persero).
"Kementerian Keuangan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Masyita Crystallin selama mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal SPSK, serta meyakini bahwa peran barunya akan makin memperkuat orkestrasi kebijakan dan investasi dalam mendukung agenda pembangunan nasional."
Mengutip dari situs resmi miliknya, Masyita merupakan Staf Khusus Menteri Keuangan untuk Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Tenaga Ahli Kebijakan Makroekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Maritim, serta bagian dari tim nasional peningkatan ekspor dan investasi.
Dia juga pernah menjadi ekonom di World Bank dan Kepala Ekonom di Bank DBS Indonesia.
Masyita meraih gelar master dari Australian National University dan gelar doktor ekonomi dari Claremont Graduate University pada 2015.
Karier akademiknya dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
(prc/wdh)


























