Logo Bloomberg Technoz

“Masalahnya kan hanya di investasi kita yang kekecilan sehingga utang besar. Kalau saya setiap provisional hanya melihat itu kan,” ujarnya.

Terkait rencana negosiasi dengan pihak China, Dony menyebut hal tersebut berada di bawah koordinasi Menteri Koordinator. Sementara mengenai skema pembiayaan menggunakan APBN, ia mengatakan masih dalam pembahasan dengan Kementerian Keuangan.

“Nanti sedang didiskusikan dengan Kementerian Keuangan,” katanya.

Dony menambahkan proyek tersebut dinilai telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan secara operasional mampu berkelanjutan.

Sebelumnya, Pemerintah memastikan pembayaran kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Iya, [pakai APBN]," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi singkat kepada awak media di Stasiun Gambir, Jakarta (10/2/2026). Meski demikian skema finalnya masih dalam tahap pembahasan, ungkap Prasetyo.

Prasetyo mengatakan hingga kini pemerintah belum merampungkan keputusan terkait pembayaran iuran kereta cepat tersebut. Sementara, pembahasan terakhir masih berlangsung dalam rapat bersama BPI Danantara.

"Sekarang proses negosiasi atau pembicaraan teknisnya itu langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara," jelasnya.

Sementara itu, pada kesempatan sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembahasan terkait dengan skema pendanaan dan restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh masih berjalan.

(ell)

No more pages