Selain itu, perseroan juga mempertimbangkan posisi pinjaman yang sedang ditanggung. Dengan kebutuhan belanja modal yang besar serta kondisi kewajiban pinjaman tersebut, penjualan saham ASA dinilai sebagai langkah yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
PSAB menegaskan bahwa dana yang diperoleh dari transaksi ini akan dialokasikan untuk memperkuat likuiditas, menurunkan beban pinjaman, serta mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan aset tambang emas lain yang dimiliki perseroan.
“Dengan adanya transaksi tersebut, perseroan akan mengembangkan aset tambang emas lainnya yang dimiliki oleh Perseroan, namun juga selalu terbuka untuk setiap peluang usaha yang baru,” ujar manajemen.





























