TPPI Unggul Efisiensi Biaya di Program Cost Optimization 2025

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama kembali mencatatkan kinerja positif dalam upaya peningkatan efisiensi dan keandalan operasional. Anak usaha di ekosistem Pertamina Group ini meraih Peringkat 1 kategori Best Cost Avoidance pada Program Cost Optimization 2025 yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Persero.
Capaian tersebut menjadi pengakuan atas inisiatif konkret TPPI dalam menekan biaya tanpa mengorbankan kinerja operasional. Penghargaan ini sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam membangun budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh lini bisnis.
Program Cost Optimization merupakan inisiatif strategis Pertamina sejak 2025. Program ini dirancang untuk menghimpun gagasan inovatif dari seluruh entitas di lingkungan Pertamina Group yang berdampak langsung pada peningkatan kinerja perusahaan.
Terdapat tiga kategori utama dalam program tersebut, yakni revenue growth, cost avoidance, dan cost saving. Setiap kategori mendorong perusahaan untuk menghasilkan terobosan yang terukur, aplikatif, dan berkontribusi nyata terhadap daya saing bisnis.
Dalam ajang ini, TPPI tampil menonjol melalui inisiatif optimalisasi Net Gas Compressor di Kilang Tuban. Perusahaan mengoperasikan fasilitas tersebut hingga tingkat utilisasi 90 persen guna menekan flaring gas yang sebelumnya masih terjadi.
Langkah ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional. Dengan berkurangnya gas terbuang, total yield produk meningkat sehingga nilai tambah yang dihasilkan kilang menjadi lebih optimal dan berkelanjutan.
Optimalisasi ini juga berkontribusi pada penguatan praktik operasional ramah lingkungan. Pengurangan flaring tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga mendukung upaya penurunan emisi dan peningkatan kinerja lingkungan perusahaan.
Keberhasilan TPPI tidak lepas dari kolaborasi lintas fungsi yang solid. Tim Cost Optimization berperan sebagai penggerak utama, bekerja bersama seluruh tim Operasi Kilang Tuban untuk memastikan implementasi berjalan efektif di lapangan.
Sinergi tersebut memungkinkan ide yang lahir dari kebutuhan operasional dapat dieksekusi secara konsisten. Setiap tahapan dilakukan dengan pendekatan terukur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dampak terhadap kinerja kilang.
Pendekatan kolaboratif ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya continuous improvement. TPPI menempatkan inovasi berbasis operasional sebagai bagian integral dari strategi perusahaan.
Optimalisasi Operasional Dorong Daya Saing
Presiden Direktur TPPI, Iman Syafirman, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan. Menurutnya, efisiensi yang berangkat dari praktik lapangan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kinerja bisnis.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inisiatif efisiensi yang lahir dari lapangan mampu memberikan dampak nyata bagi kinerja perusahaan. Peringkat 1 yang diraih TPPI dalam program Cost Optimization 2025 merupakan hasil dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh insan perusahaan dalam mendorong perbaikan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat budaya inovasi dan efisiensi sebagai bagian dari upaya peningkatan daya saing perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Iman.
Pernyataan tersebut mencerminkan arah strategis TPPI yang menempatkan efisiensi sebagai pilar utama transformasi bisnis. Perusahaan meyakini bahwa keunggulan operasional hanya dapat dicapai melalui inovasi yang berkesinambungan.
Penghargaan Best Cost Avoidance ini juga menjadi indikator keberhasilan TPPI dalam menerjemahkan kebijakan korporasi ke dalam praktik nyata. Inisiatif yang dijalankan terbukti memberikan manfaat finansial sekaligus operasional.
Secara simbolis, penghargaan diterima oleh Widhy Roviantika selaku Energy Conservation and Loss Control Section Head. Penyerahan dilakukan pada acara penganugerahan Program Cost Optimization 2025 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026.
Momentum ini menjadi apresiasi atas peran tim teknis yang secara langsung terlibat dalam pelaksanaan inisiatif efisiensi di kilang. Keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya peran fungsi konservasi energi dalam mendukung kinerja perusahaan.
Bagi TPPI, pencapaian ini bukanlah tujuan akhir. Perusahaan menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan inisiatif inovatif yang sejalan dengan transformasi Pertamina Group.
Upaya peningkatan efisiensi dan optimalisasi aset akan terus diperkuat untuk menjawab tantangan industri energi yang semakin kompleks. TPPI melihat efisiensi bukan sekadar penghematan biaya, melainkan strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan bisnis.
Dengan fondasi kolaborasi yang kuat dan budaya inovasi yang terus ditumbuhkan, TPPI optimistis dapat mempertahankan keunggulan operasional. Perusahaan bertekad menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja Pertamina Group yang berdaya saing dan berkelanjutan.





























