Logo Bloomberg Technoz

Pengaruh Ive pun terasa pada material yang digunakan di interior Luce, seperti aluminium anodisasi dan kaca yang diperkuat dari perusahaan spesialis Corning—dua komponen kunci dari produk Apple. Lalu, setirnya memiliki desain tiga palang (three-spoke) yang disederhanakan, terinspirasi oleh roda Ferrari klasik dari 1950-an dan 1960-an.

Tampilan interior mobil EV terbaru Ferrari, konseptornya adalah eks desainer Apple. Dok: Ferrari

Selanjutnya, jari-jari roda terbuat dari 100% aluminium daur ulang, diproses menggunakan mesin CNC dari 19 bagian individual, dan bobotnya 400 gram lebih ringan daripada roda Ferrari standar. Luce mempunyai tiga tampilan utama: kluster instrumen, tampilan tengah, dan panel kontrol belakang. 

Kluster pengukur tersebut sebenarnya bergerak bersama roda kemudi (yang pertama dari Ferrari), menggunakan layar OLED dengan saling tumpang tindih yang memadukan digital dan analog. Layar OLED ultra-tipis ini dibuat oleh Samsung dengan potongan yang memperlihatkan layar kedua di bawahnya, menambahkan kedalaman visual yang nyata.

Layar utama terletak pada sambungan bola dan soket (a ball-and-socket joint), yang memungkinkan layar tersebut berputar ke arah pengemudi atau penumpang. Layar ini pun dilengkapi sandaran telapak tangan, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan kontrol tanpa perlu melihat. Serta, terdapat layar multigraf mekanis dengan tiga motor independen yang berfungsi sebagai jam, kronograf, kompas, atau indikator kontrol peluncuran.

Gantungan kunci ini memiliki layar kertas elektronik (e-ink) sendiri, yang menurut Ferrari merupakan pertama di dunia otomotif, dan hanya memakai daya ketika warnanya berubah. Apabila kunci dimasukkan ke konsol tengah, kemudian layar e-ink akan berubah dari kuning menjadi hitam saat kabin menyala.

Adapun tuas persneling menggunakan kaca Gorilla, bahkan sekitar 40 buah komponen yang menggunakan kaca tahan gores dan awet ini tersebar di seluruh kabin. Beberapa di antaranya mempunyai lubang mikro yang dibor laser untuk menempatkan tinta untuk grafisnya.

Masuk akal jika Ferrari menyerahkan pekerjaan tersebut kepada Ive dan perusahaannya. Lagipula, Ferrari FF adalah mobil produksi pertama yang menggunakan Apple CarPlay pada 2014 lalu. 

Meski demikian, produsen mobil tersebut belum menyatakan apakah bakal mengadopsi CarPlay Ultra yang lebih terintegrasi di masa mendatang. Di samping itu, Ive tampak hadir di San Francisco, Amerika Serikat (AS) untuk memperkenalkan interior baru tersebut, di mana dia mengatakan kepada awak media bahwa perusahaannya sudah bekerja secara rahasia selama lima tahun. Desainer ternama itu menyebut tak familiar dengan persyaratan keselamatan dan peraturan desain otomotif, sebelum memulai proyek khusus ini.

“Ini sangat sulit,” kata Ive kepada Tim Stevens dari Engadget. 

“Saya belum pernah bekerja di bidang yang begitu diatur. Beberapa hal memang bagus, karena Anda mengerti alasannya, dan keselamatan orang tentu saja penting, tetapi beberapa hal lainnya membuat Anda gila,” ungkap dia.

(far/wep)

No more pages