Logo Bloomberg Technoz

Pemilu Jepang Digelar, Jadi Ujian Kepemimpinan PM Takaichi

News
08 February 2026 11:30

Presiden LDP Sanae Takaichi calon PM perempuan Jepang pertama. (Bloomberg)
Presiden LDP Sanae Takaichi calon PM perempuan Jepang pertama. (Bloomberg)

Sakura Murakami - Bloomberg News

Bloomberg, Warga Jepang memberikan suara mereka pada Minggu (8/2) dalam sebuah pemilu krusial untuk menentukan nasib pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Takaichi berupaya memperkuat cengkeraman kekuasaannya sekaligus mengamankan mandat penuh untuk rencana belanja dan investasi ambisiusnya yang sempat meresahkan para investor.

Takaichi mempertaruhkan jabatannya pada hasil pemilu ini. Ia menyatakan siap mengundurkan diri jika koalisi pendukungnya gagal memenangkan mayoritas di Majelis Rendah yang sangat berpengaruh. Saat ini, ia hanya memegang mayoritas tipis dengan 233 dari total 465 kursi di parlemen.


Sejumlah survei mengindikasikan bahwa Takaichi berada di jalur kemenangan besar. Harian Nikkei memperkirakan Partai Demokrat Liberal (LDP) bersama mitra koalisinya, Partai Inovasi Jepang, bisa menyabet lebih dari 300 kursi. Bahkan, surat kabar Mainichi memprediksi LDP sendiri mampu mengamankan 300 kursi, yang berarti koalisi pemerintah berpotensi menguasai dua pertiga kekuatan Majelis Rendah.

Namun, tantangan tetap ada. Aliansi Reformis Tengah (CRA) sebagai oposisi utama dan deretan partai kecil lainnya yang mulai mendapat dukungan bisa mempersulit posisi Takaichi. Kehilangan Komeito—mitra koalisi lama LDP yang didukung kelompok religius Soka Gakkai—juga diprediksi akan berdampak lebih besar dari perkiraan.