Logo Bloomberg Technoz

Epstein tercatat memiliki rumah di Upper East Side Manhattan senilai lebih dari US$50 juta dan properti di Palm Beach, Florida, senilai sekitar US$12 juta.

Portofolio Properti Global

Dari Manhattan hingga Karibia

Selain di Amerika Serikat, Epstein memiliki peternakan di New Mexico dengan nilai lebih dari US$17 juta serta apartemen di Paris senilai sekitar US$8,6 juta.

Ia juga memiliki dua pulau pribadi di Karibia, yakni Great St. James dan Little St. James, dengan nilai gabungan sekitar US$86 juta pada 2019.

Tak hanya itu, Epstein diketahui mempunyai jet pribadi yang menunjang mobilitas globalnya.

Awal Karier Jeffrey Epstein

Jeffrey Epstein (Bloomberg)

Dari Guru Matematika ke Dunia Keuangan

Melansir CBS News, Epstein mengawali kariernya sebagai guru matematika di The Dalton School pada 1974 hingga 1976.

Namun, seorang administrator sekolah mengatakan kepada New York Times bahwa Epstein diberhentikan karena kinerja yang dinilai buruk.

Di periode yang sama, Epstein menjadi tutor bagi anak CEO Bear Stearns, Alan Greenberg, yang kemudian membuka jalannya ke dunia perbankan investasi.

Peran di Bear Stearns dan Klien Elit

Manajer Keuangan Para Miliarder

Epstein bergabung dengan Bear Stearns dan bekerja hingga bank investasi tersebut bangkrut pada 2008.

Setelah itu, ia dikenal sebagai manajer keuangan bagi sejumlah miliarder, termasuk Les Wexner, pendiri dan CEO L Brands.

Klien terbesarnya juga mencakup Ketua Apollo Global Management, Leon Black.

Aliran Dana Jasa Keuangan

Bayaran Ratusan Juta Dolar

Menurut Komite Keuangan Senat, Leon Black membayar Epstein sebesar US$158 juta atau sekitar Rp2,64 triliun untuk jasa perencanaan pajak dan warisan.

Dari peran sebagai manajer keuangan inilah Epstein mengumpulkan sebagian besar kekayaannya.

Meski demikian, hubungan Epstein dengan klien-kliennya kemudian menuai penyesalan.

Penyesalan Mantan Klien

Pernyataan Les Wexner

Dalam sebuah email kepada karyawan, Les Wexner menyatakan penyesalannya pernah bekerja sama dengan Epstein.

"Ketika Tuan Epstein menjadi manajer keuangan pribadi saya, dia terlibat dalam banyak aspek kehidupan keuangan saya. Tetapi izinkan saya meyakinkan Anda bahwa saya TIDAK PERNAH mengetahui aktivitas ilegal yang didakwa dalam surat dakwaan," bunyi email tersebut.

Pernyataan itu muncul seiring mencuatnya kembali detail kasus pidana yang menjerat Epstein.

Jejak Bisnis di Balik Skandal

Kasus Jeffrey Epstein menunjukkan bagaimana jaringan bisnis dan kekayaan besar dapat terbentuk di balik hubungan elite global.

Terungkapnya dokumen hukum terbaru kembali memantik pertanyaan publik mengenai asal-usul kekayaan Epstein dan relasinya dengan tokoh-tokoh berpengaruh dunia.

(seo)

No more pages