Logo Bloomberg Technoz

“Selama tidak diikuti oleh penurunan outlook dari lembaga pemeringkat lain atau pelemahan signifikan pada posisi eksternal, skenario dasar kami masih relatif konstruktif,” katanya.

Dalam kondisi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham-saham dengan visibilitas laba yang baik serta kepemilikan asing yang relatif rendah untuk meminimalkan risiko arus keluar dana. Saham pilihan yang dinilai memiliki potensi imbal hasil menarik antara lain ANTM, AADI, ISAT, ICBP, JPFA, dan BBNI.

Seperti yang diketahui, Moody’s Investors Service mengumumkan perubahan outlook peringkat surat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, meski tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.

Lembaga pemeringkat tersebut menilai langkah ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian kebijakan, kekhawatiran terhadap tata kelola, serta faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi kepercayaan investor.

Moody’s menyebut apabila kondisi tersebut berlanjut, kepercayaan terhadap kredibilitas kebijakan Indonesia yang selama ini menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi, stabilitas makroekonomi, dan ketahanan sistem keuangan dapat tergerus.

Namun demikian, Moody’s menegaskan peringkat Indonesia tetap berada dalam kategori investment grade, mencerminkan fundamental ekonomi yang dinilai masih relatif kuat.

(dhf)

No more pages