Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, Glenny menyatakan Prabowo memberikan arahan agar Indonesia, termasuk maskapai nasional, mampu mengikuti dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi global. 

“Ya, harus ikuti perkembangan teknologi dunia,” pungkas Glenny.

Berdasarkan paparan manajemen, Garuda Indonesia saat ini mengoperasikan 58 pesawat dari total 72 armada yang dimiliki. Sementara Citilink mengoperasikan sekitar 31 pesawat dari total 56 unit miliknya. Dengan demikian, jumlah pesawat yang belum bisa beroperasi di kedua maskapai mencapai sekitar 39 unit, sekitar 30,5% dari total unit pesawat yang dimiliki Grup yaitu 128 pesawat.

Pada akhir November lalu, Garuda Indonesia mempertahankan operasi 58 pesawat untuk menjaga jadwal penerbangan. Di sisi lain, Citilink menargetkan dapat meningkatkan armada beroperasi menjadi 36 pesawat menjelang peak season, meskipun sebagian unit masih harus menjalani pekerjaan perawatan.

Embraer SA merupakan korporasi kedirgantaraan multinasional asal Brasil, yang merancang, memproduksi, dan menjual pesawat komersial, militer, eksekutif, dan pertanian, serta menyediakan layanan penyewaan dan dukungan penerbangan. Embraer juga adalah produsen pesawat sipil terbesar ketiga setelah Boeing dan Airbus.

(ell)

No more pages