Selanjutnya kondisi geopolitik dan global menjadi salah satu faktor penurunan harga jenis bahan bakar umum (JBU) seperti konflik di negara produsen minyak, sanksi ekonomi internasional hingga gangguan jalur distribusi minyak.
“Bisa menjadi faktor yang memengaruhi,” ujarnya.
Selain itu, fluktuasi harga produk BBM di Pasar Internasional yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) juga langsung berdampak terhadap harga BBM non-subsidi di Indonesia.
Kemudian biaya produksi dan distribusi juga menjadikan harga bbm non subsidi di tiap wilayah menjadi berbeda. Lalu besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berbeda di tiap daerah memengaruhi harga akhir BBM.
Roberth juga mengungkapkan mekanisme pasar dan bisnis serta kebijakan badan usaha dalam strategi bisnis ikut berkontribusi dalam penyesuaian harga BBM.
Berikut harga BBM Pertamina periode Februari 2026:
- Pertamax: Rp12.100/liter
- Pertamax Turbo: Rp12.700/liter
- Pertamax Green: Rp12.450/liter
- Dexlite: Rp13.250/liter
- Pertamina Dex: Rp13.500/liter
- Pertalite: Rp10.000/liter
(mfd/wdh)



























