“Belum, belum. Kan belum selesai proses, proses Deputi Gubernur BI-nya kan belum selesai,” ujar Prasetyo.
Tak berselang lama, Prasetyo menyatakan, hingga saat ini Prabowo belum membahas tentang potensi perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Dia menilai seluruh informasi yang beredar tentang reshuffle bukan berasal dari wilayah Istana Negara.
"Kalau isu bagaimana kita menahannya, kan gitu. Bahwa yang perlu dipahami masalah kabinet ini kan hak prerogatif dari Bapak Presiden," kata dia saat ditemui di Wisma Danantara, Jumat (30/01/2026).
"Sejauh ini, belum. Makanya kalau ada, isu ya. Namanya isu atau gosip ya."
Peringatan Reshuffle
Namun, pada Oktober 2025, Prabowo sempat mengungkap caranya saat memberi teguran terhadap para pembantunya atau para menteri yang nakal di jajaran kabinet.
"Anak buah saya hebat-hebat, kalau ada satu, dua nakal, saya peringati. Satu kali peringatan masih masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan, tiga kali, apa boleh buat reshuffle, harus diganti," kata Prabowo dalam pidato saat menghadiri wisuda Universitas Kebangsaan RI di Bandung, Sabtu (18/10/2025).
(dov/ros)




























